Universitas Airlangga Official Website

Strategi Cemerlang Menangkan Kompetisi Bisnis

Sesi pemaparan materi dalam acara Combine Vol. 2 (Foto: Istimewa)
Sesi pemaparan materi dalam acara Combine Vol. 2 (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan acara bertajuk Combine: Competition Business Education Vol. 2. Kegiatan yang terselenggara di Kampus Dharmawangsa-B pada Sabtu (12/7/2025) ini hadir sebagai wadah bagi mahasiswa untuk memahami konsep keberlanjutan. Khususnya untuk diterapkan dalam business plan dan business case. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menambah strategi meningkatkan peluang kemenangan dalam kompetisi bisnis.

Zainul Mustafa MBA salah satu pemateri menjelaskan bahwa mengikuti lomba itu penting dengan berbagai manfaat yang diperoleh. Lomba tersebut akan menambah wawasan dan skill baru terutama dalam berbisnis.

“Manfaat yang diperoleh antara lain dapat mengembangkan keterampilan bisnis, komunikasi, analisis kerja tim dan adaptasi dengan banyak hal. Oleh karena itu, dengan mengikuti lomba tentu dapat belajar terus untuk berkembang dan bermanfaat,” ulasnya.

Ia juga menambahkan bahwa mengikuti lomba akan membawa manfaat. Misalnya, membangun jejaring, melakukan berbagai hal dengan terstruktur, memahami konsep bisnis yang lebih komprehensif dan knowledge exposure

Zainul menyampaikan bahwa terdapat beberapa jenis bisnis kompetisi. Ada lima jenis yaitu unprepared business challenge, prepared business case, business race challenge, marketing plan dan business case.

“Tentunya dari kelima jenis ini memiliki perbedaan. Seringkali dalam perlombaan antar mahasiswa yang ditemui yaitu business plan dan business case. Akan tetapi, tidak memungkiri bahwasanya kita harus dapat memahami jenis-jenis tersebut,” ungkapnya.

Selanjutnya Zainul menjelaskan perbedaan antara business plan dengan business case yang sering ditemukan dalam kompetisi. Business plan dilihat dari kualitas rancangan bisnis sedangkan untuk business case yaitu kualitas karya tulisnya.

“Selain itu perbedaan keduanya dapat terlihat dari business plan tdi mana terdapat analisis pasar, tools manajemen pemasaran, level micro dan potensi profitabilitas. Sedangkan business case terdapat analisa kritis, problem solving, tools manajemen strategi dan level makro serta solution,” jelasnya.

Tips umum dari Zainul dalam membuat business case dan business plan yaitu mentorship, research and benchmarking, manajemen waktu, dan latihan. “Pertama kita cari dulu dosen pembimbing yang cocok. Kemudian cari dari pemenang berbagai lomba, amati tiru tingkatkan. Terakhir perbanyak latihan presentasi dan di timer,” ucapnya. 

Penulis: Ersa Awwalul Hidayah

Editor: Yulia Rohmawati