Olahraga teratur memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan fungsi kardiovaskular, metabolisme, dan sistem imun. Namun, olahraga dengan intensitas tinggi atau durasi yang panjang dapat memicu stres oksidatif dan inflamasi akibat peningkatan produksi reactive oxygen species (ROS). Produksi ROS yang berlebihan selama aktivitas fisik intens dapat merusak komponen seluler, termasuk lipid, protein, dan DNA, terutama ketika sistem antioksidan endogen tubuh tidak mampu menetralkannya secara optimal. Kondisi ini berpotensi mengganggu pemulihan otot, fungsi fisiologis, serta adaptasi latihan.
Selain menyebabkan stres oksidatif, akumulasi ROS yang berlebihan juga mengaktifkan jalur inflamasi melalui aktivasi nuclear factor-kappa B (NF-κB), yang meningkatkan pelepasan mediator inflamasi seperti TNF-α, IL-6, dan IL-1β. Salah satu mediator penting dalam respons ini adalah High Mobility Group Box 1 (HMGB1), yang dilepaskan oleh sel yang mengalami stres atau kerusakan dan berperan dalam inflamasi berkepanjangan. Bersama dengan malondialdehyde (MDA) sebagai penanda peroksidasi lipid, HMGB1 menjadi biomarker penting dalam mengevaluasi stres oksidatif dan inflamasi akibat olahraga. Jika berlangsung kronis, kondisi ini dapat menurunkan performa, meningkatkan risiko cedera, serta berdampak buruk pada kesehatan jangka panjang atlet.
Meskipun berbagai strategi pemulihan telah digunakan untuk mengatasi stres oksidatif dan inflamasi, bukti ilmiah terkait intervensi alami yang efektif masih terbatas. Biji Nigella sativa diketahui mengandung senyawa bioaktif dengan potensi antioksidan dan antiinflamasi, namun penelitian klinis yang mengevaluasi efeknya terhadap biomarker stres oksidatif dan inflamasi akibat olahraga masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas suplementasi biji Nigella sativa dalam memodulasi stres oksidatif dan inflamasi pasca olahraga dengan menilai perubahan kadar MDA dan HMGB1, sebagai upaya mendukung pemulihan dan meningkatkan performa fisik.
Hasil penelitian ini diharapkan menunjukkan bahwa suplementasi Nigella sativa memiliki potensi berperan protektif terhadap kerusakan otot yang diinduksi oleh latihan fisik melalui penurunan stres oksidatif dan respons inflamasi.
Pamukkale Journal of Sport Sciences, Volume: 16 Issue: 2, 347 – 367, 30.08.2025
Roy Januardi IRAWAN, Heri WAHYUDI, Mokhamad Nur BAWONO, Ananda Perwira BAKTI, Nanda RIMAWATI, Abdul Rohim TUALEKA





