Bahasa Sunyi

Ilustrasi: google/image

Sejak saat itu aku tak pernah berlama-lama menatap langit. Hanya sesekali mencuri waktu saat kau sudah benar-benar terlelap dalam mimpi. Dan, kau adalah yang akan berlama-lama menatap langit, dalam gelap maupun terik. Kau tak akan bertanya selagi aku tak ada di sana. Sementara aku akan menatapmu dari jauh, berbicara pada udara. Yang kutahu, kau dan […]

Tegurlah Hijrahku

Ilustrasi

Duhai Hati

Siapkah menimpah celotehan makhluk dunia?

Masih kuatkkah menerima perihnya ucapan?

Sulitkah menjalani tantangan ini?

Lailatul Qodar

Ilustrasi oleh islamidia

Sebab malammu

yang tak kutahu datangku

yang tak kutahu mamcam rupamu

Sebab malammu

aku yakin, bahwa sang Kuasa tengah berderma 

kepada seganap hamba

Cahaya yang Sempurna

Ilustrasi

Kau datang sebagai peneduh

yang menjelma dihati insan nan rapuh

Kau

yang menyinar

berbinar

kepada setiap jagat yang tak tersekat

Pancasila

Ilustrasi oleh Sejarah RI

Kesaktianmu

Yang menjadi saksi pemersatu

Kesaktianmu

Yang menjadi landasan kami untuk maju

Kesaktianmu

Yang meramu kami yang berbda

Kesaktianmu

Sang Saka

Ilus

Padamu ada jutaan cinta.
Cinta untuk meramu beda dalam satu.
Cinta untuk mengeja beda dalam padu.

Sang Saka…. Aku padamu….

Pemilu (Bagian II)

ilustrasi

Kemudian, kutelateni pencarian ini dengan membuka kamus lagi. Dan untunglah, KBBI tidak setuju. Prasangkaku mungkin melampaui btas. Ia sinis menuduh pada pendapatku tadi, karena nyatanya pemilu adalah singkatan dari pemilihan umum. Bukan seperti rangkaian yang kuduga.

Pemilu (Bagian I)

Ilustrasi

Kalau bagimu kata itu belum terasa sedih, bersedihlah tapi bukan untuk sedih itu sendiri. Tapi, bersedihlah untuk merenungkan sampai hari ini, apakah sudah pantas kita tidak merasa sedih tentang diri kita sendiri ?

Nyala

Ilustrasi

Nyala,

Yang menyala

Dan

Yang menjadi cahaya. 

Nyala,

Yang berpendar

Dan akan menjadi tonggak untuk tetap tegar.

Ibu Pertiwi dan Aku Lahir Tepat di 2030 (Part II)

kumparan com

Si suami yang hanya punya simpanan sedikit, tak pelak harus menghutang ke salah seorang temannya dengan bunga yang fantastis. Padahal, si suami bilang ia mengambil hutang dari kakaknya. Tak salah, tapi nyatanya si kakak adalah penjilat yang tak kenal ampun kepada siapapun juga. Termasuk ke adiknya sendiri.