Bahasa Sunyi

Sejak saat itu aku tak pernah berlama-lama menatap langit. Hanya sesekali mencuri waktu saat kau sudah benar-benar terlelap dalam mimpi. Dan, kau adalah yang akan berlama-lama menatap langit, dalam gelap maupun terik. Kau tak akan bertanya selagi aku tak ada di sana. Sementara aku akan menatapmu dari jauh, berbicara pada udara. Yang kutahu, kau dan […]
Tegurlah Hijrahku

Duhai Hati
Siapkah menimpah celotehan makhluk dunia?
Masih kuatkkah menerima perihnya ucapan?
Sulitkah menjalani tantangan ini?
Lailatul Qodar

Sebab malammu
yang tak kutahu datangku
yang tak kutahu mamcam rupamu
Sebab malammu
aku yakin, bahwa sang Kuasa tengah berderma
kepada seganap hamba
Cahaya yang Sempurna

Kau datang sebagai peneduh
yang menjelma dihati insan nan rapuh
Kau
yang menyinar
berbinar
kepada setiap jagat yang tak tersekat
Pancasila

Kesaktianmu
Yang menjadi saksi pemersatu
Kesaktianmu
Yang menjadi landasan kami untuk maju
Kesaktianmu
Yang meramu kami yang berbda
Kesaktianmu
Mengeja Kebangkitan

Ketika,
Setiap jiwa bisa merasakan jerih perjuangan.
Sang Saka

Padamu ada jutaan cinta.
Cinta untuk meramu beda dalam satu.
Cinta untuk mengeja beda dalam padu.
Sang Saka…. Aku padamu….
Pemilu (Bagian II)

Kemudian, kutelateni pencarian ini dengan membuka kamus lagi. Dan untunglah, KBBI tidak setuju. Prasangkaku mungkin melampaui btas. Ia sinis menuduh pada pendapatku tadi, karena nyatanya pemilu adalah singkatan dari pemilihan umum. Bukan seperti rangkaian yang kuduga.
Pemilu (Bagian I)

Kalau bagimu kata itu belum terasa sedih, bersedihlah tapi bukan untuk sedih itu sendiri. Tapi, bersedihlah untuk merenungkan sampai hari ini, apakah sudah pantas kita tidak merasa sedih tentang diri kita sendiri ?
Nyala

Nyala,
Yang menyala
Dan
Yang menjadi cahaya.
Nyala,
Yang berpendar
Dan akan menjadi tonggak untuk tetap tegar.
Ibu Pertiwi dan Aku Lahir Tepat di 2030 (Part III)

Di saat itulah, Pertiwi dan Ibu mertuanya, mendapat penjelasan gamblang tentang diagnosa dokter atas penyakitnya, sekaligus kemungkinan kalau kelahiran bayinya itu akan merenggut Ibunya sendiri.
Ibu Pertiwi dan Aku Lahir Tepat di 2030 (Part II)

Si suami yang hanya punya simpanan sedikit, tak pelak harus menghutang ke salah seorang temannya dengan bunga yang fantastis. Padahal, si suami bilang ia mengambil hutang dari kakaknya. Tak salah, tapi nyatanya si kakak adalah penjilat yang tak kenal ampun kepada siapapun juga. Termasuk ke adiknya sendiri.
