Universitas Airlangga Official Website

Taklukkan IMUNITY 2026, Tim FKG UNAIR Raih Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Kedokteran Gigi

Tim FKG UNAIR saat menerima penghargaan Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Kedokteran Gigi IMUNITY 2026 yang diselenggarakan FKG Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Foto: Dok. Pribadi)
Tim FKG UNAIR saat menerima penghargaan Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Kedokteran Gigi IMUNITY 2026 yang diselenggarakan FKG Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Foto: Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Tim Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UNAIR kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Muhamad Farel Fachruzani, Esterilia Vanya Pratitasari, dan Anastasia Mustika Sakraline meraih Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Kedokteran Gigi dalam ajang IMUNITY 2026 yang diselenggarakan FKG Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Sabtu (7/2/2026) Tim mendapat pendampingan dari Dr Anis Irmawati drg MKes PBO.

Dalam persiapan lomba, tim membagi materi sesuai kompetensi masing-masing sejak awal pembentukan tim. Farel menangani materi dasar dan pengenalan klinis, Anastasia fokus pada biologi oral sebagai materi preklinik, sementara Esterilia mendalami materi klinis lanjut. Pembagian ini membantu tim menguasai materi secara menyeluruh dan terstruktur.

Strategi dan Momen Penentuan Juara

Kompetisi diawali dengan babak penyisihan berupa 100 soal benar salah yang dikerjakan individu selama satu jam penuh. Tim lolos ke semifinal dengan nilai total 223 dan melanjutkan lomba di FKG UMY. Pada semifinal, peserta menjawab 10 soal isian singkat secara individu dalam format open to public. Meski penuh tekanan, tim meraih nilai tertinggi kedua dengan total 160 dan melaju ke final.

Babak final terdiri dari sesi wajib dan rebutan yang menuntut kecepatan serta ketepatan berpikir kritis. Dengan akumulasi poin 850, tim FKG UNAIR unggul dari finalis lain dan memastikan Juara 1. “Kami anggap ini seperti ujian biasa dan fokus pada diri sendiri,” ujar tim.

Tim lebih banyak belajar mandiri karena sistem awal bersifat individu, namun tetap berdiskusi untuk membangun chemistry dan kekompakan tim. Mereka menilai periodonsia sebagai materi paling menarik karena menuntut diagnosis cepat, sedangkan prostodonsia menjadi tantangan tersulit karena membutuhkan perancangan desain gigi tiruan yang memerlukan diskusi matang.

Kunci Kemenangan dan Dukungan Akademik

Tim menilai chemistry dan mental juara menjadi kunci keberhasilan selain strategi belajar yang konsisten. Kekompakan membantu mereka menjaga fokus hingga akhir kompetisi.

Dukungan dosen pembimbing turut berperan besar dalam persiapan akademik tim. Dr. Anis Irmawati memberikan materi dan latihan soal, khususnya pada biologi oral. Selain itu, materi pembelajaran di FKG UNAIR yang selaras dengan standar ujian kompetensi nasional membantu tim tampil optimal dan percaya diri.

Bagi tim, kemenangan ini menjadi ajang mengukur kompetensi sekaligus membawa nama baik FKG UNAIR. “Lebih baik lelah dalam mencoba daripada lelah dalam penyesalan,” pesan mereka kepada mahasiswa lain.

Penulis: Dara Devinta Faradhilla

Editor: Ragil Kukuh Imanto