Kulit yang menua ditandai dengan keriput, hiperpigmentasi dan kekasaran. Kolagen adalah protein paling melimpah di tubuh kita dan bertanggung jawab untuk kesehatan kulit dan sebagian besar dipengaruhi oleh faktor-faktor yang mempercepat penuaan seperti UV.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi penggunaan kolagen sebagai suplemen kulit dan tantangan serta strategi penghantarannya. Metode penulisan review paper ini adalah sebagai berikut, Artikel-artikel tersebut terlebih dahulu dicari melalui database yang ada dengan kata kunci “collagen antiaging”. Dari 585 artikel yang didapat kemudian diseleksi lagi berdasarkan tahun terbit (2012-2022) dan menghasilkan 475 artikel. Artikel-artikel tersebut kemudian diseleksi berdasarkan penghantaran kolagen baik secara oral maupun topikal dan menghasilkan 12 artikel untuk dianalisis lebih lanjut.
Hasil review paper ini menyoroti bahwa Kolagen memiliki peran penting dalam fisiologi kulit dengan melibatkan beberapa mekanisme melalui penghambatan Mitogen-Activated Protein Kinase, induksi Tissue Growth Factor β(TGF-β), dan penghambatan Faktor Nuklir kappa beta (NF-κβ). Pemberian kolagen secara oral memiliki aktivitas biologis yang efektif tetapi membutuhkan dosis besar (hingga 5 gram setiap hari). Sementara itu, pemberian kolagen secara topikal dibatasi oleh permeabilitas yang buruk karena berat molekul yang tinggi (±300 kDa). Beberapa strategi perlu dilakukan terutama dengan modifikasi fisik seperti kolagen terhidrolisis atau penjebakan kolagen menggunakan sistem penghantaran yang sesuai.
Artikel review ini menyoroti bahwa kolagen dapat memperbaiki sifat kulit, namun penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk meningkatkan penetrasinya baik dengan modifikasi fisik maupun penjebakan ke dalam pembawa yang sesuai.
Penulis : Dewi Melani Hariyadi
Informasi detail riset kami dapat diakses pada:
https://www.publichealthinafrica.org/jphia/article/view/2505/917
Tantangan dan strategi penghantaran kolagen untuk regenerasi jaringan
Lia Agustina, Andang Miatmoko, Dewi Melani Hariyadi
Journal of Public Health in Africa 2023; 14(s1):2505
https://www.publichealthinafrica.org/jphia/article/view/2505/917
ISSN 2038-9922





