Universitas Airlangga Official Website

Temukan Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan

Vengine Ulyama, Wisudawan Terbaik S2 Fakultas Kedokteran Hewan (foto: dok pribadi)
Vengine Ulyama, Wisudawan Terbaik S2 Fakultas Kedokteran Hewan (foto: dok pribadi)

“Create your own sunshine” 

UNAIR NEWS – Kabar bahagia pada momen wisuda periode 245 Universitas Airlangga (UNAIR) hadir dari Vengine Ulyama. Vengine meraih gelar Wisudawan Terbaik jenjang S2 Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dengan perolehan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna. Lulusan Program Studi Vaksinologi dan Imunoteraperika tersebut menyelesaikan studinya dalam waktu satu tahun sembilan bulan dengan IPK 4,00. Salah satu prestasi hebat Vengine adalah berhasil menemukan vaksin penyakit mulut dan kuku pada hewan ruminansia

Vengine menempuh studi S2 karena keinginan yang besar untuk mendalami keilmuan di bidang Vaksinologi dan Imunoterapetika. Ia juga bercita-cita menjadi peneliti agar dapat berkontribusi memecahkan masalah di lingkungan masyarakat. “Saya bercita-cita menjadi peneliti karena jika ada suatu masalah di masyarakat, saya dapat berkontribusi memecahkan masalah tersebut dengan cara menelitinya sesuai dengan ilmu yang saya pelajari dan kuasai,” ungkap Vengine.  

Keputusannya untuk mengambil S2 bukanlah pilihan yang mudah. Ia harus meninggalkan pekerjaannya di sebuah perusahaan. Meski demikian, menurut Vengine, keputusan itu adalah cara untuk berkomitmen pada cita-citanya. Vengine juga selalu berusaha memotivasi dirinya sendiri, terlebih ketika melihat teman-teman seusianya yang sudah mapan. Ia mengatasi ketakutan dan kekhawatiran dengan keyakinan bahwa dirinya mampu menjadi versi terbaik yang tak harus sama dengan orang lain.  

Penelitian menjadi fokus kegiatan Vengine selama menempuh studi magisternya. Salah satu penelitian yang ia lakukan adalah mengenai penyakit mulut dan kuku pada hewan. Dengan dukungan dari dosen pembimbingnya, Vengine berhasil menemukan vaksin untuk penyakit mulut dan kuku pada hewan ruminansia. “Vaksin penyakit mulut dan kuku di Indonesia belum ada yang memproduksinya, jadi ini bisa dibilang penelitian baru. Saya bangga dan berterimakasih sekali dengan dosen pembimbing saya karena memberi kesempatan untuk bergabung dalam penelitian ini,” ujarnya.  

Pencapaian luar biasa Vengine tidak terlepas dari tekadnya untuk membanggakan kedua orang tua. Ia merasa kedua orang tuanya telah mengorbankan banyak hal untuk cita-cita putrinya, sehingga ia harus membalasnya. “Saya ingin mengucapkan terima kasih dengan bentuk yang nyata, salah satunya adalah dengan IPK tinggi dan lulus dengan cepat. Jadi, orang tua bisa punya kebanggaan tersendiri,” tutur Vengine.     

Terakhir, Vengine membagikan tips untuk dapat meraih keberhasilan sepertinya. Menurutnya, menemukan passion dan menjadi diri sendiri adalah hal yang sangat penting. “Lakukan apa yang kamu senangi! Dengan itu, kamu dapat melakukan semua dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, dan memotivasi kamu untuk jadi diri sendiri,” pungkasnya.

Penulis: Khumairok Nurisofwatin   

Editor: Khefti Al Mawalia