Universitas Airlangga Official Website

Terapi Steroid yang Sukses pada Kolestasis Ekstrahepatik

Ilustrasi Bayi Sedang Berteriak (Sumber: Primecare Clinic)
Ilustrasi Bayi Sedang Berteriak (Sumber: Primecare Clinic)

Penyakit inflamasi fibrosclerotik progresif yang dikenal sebagai atresia bilier mempengaruhi sistem bilier. Atresia bilier merupakan penyebab umum ikterus patologis pada bayi. Skrining bilirubin direk atau bilirubin terkonjugasi pada bayi telah terbukti dapat membantu diagnosis dini. Meskipun demikian, operasi Kasai tidak selalu memberikan hasil yang baik, oleh karena itu, pengembangan baru dalam terapi adjuvan masih diperlukan untuk meningkatkan hasil pengobatan.

Seorang bayi laki-laki berusia 2 bulan berobat ke rumah sakit dengan keluhan utama kuning. Kuning tersebut muncul pada usia 1 minggu. Menurut ibu, seluruh tubuh terlihat kuning dengan warna tinja yang pucat. Pemeriksaan fisik menunjukkan sklera ikterik, perut kembung dengan hepatomegali. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar AST 61 U/L, ALT 33 U/L, Gamma GT 103,0 U/L, bilirubin total 6,3 mg/dL, dan bilirubin direk 3 mg/dL. Biopsi hati menunjukkan kolestasis ekstrahepatik. Pasien mendapatkan asam ursodeoksikolat dan metilprednisolon. Setelah delapan minggu, tinja menjadi gelap, ikterus membaik, dan fungsi hati kembali normal. Kasus ini menunjukkan pengobatan yang berhasil terhadap kolestasis.

Sistem kekebalan tubuh dianggap terlibat dalam proses obstruksi saluran empedu pada atresia bilier. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan efektivitas steroid dalam mencegah obstruksi saluran empedu dan kerusakan hati lebih lanjut akibat atresia bilier, terutama di fasilitas kesehatan yang terbatas dalam melakukan operasi Kasai dan transplantasi hati. Untuk mencegah kerusakan hati lebih lanjut, berdasarkan mekanisme imunomediasi penyakit atresia bilier, ada harapan bahwa terapi tambahan seperti steroid untuk menekan peradangan pada saluran empedu dapat membantu menekan obstruksi saluran empedu dan kerusakan hati lebih lanjut.

Disarikan dari: Prihaningtyas RA, Setyoboedi B, Arief S. Successful Steroid Therapy on Extrahepatic Cholestasis. Sri Lanka Journal of Medicine 2024;34(3):23-26. doi.org/10.4038/sljm.v34i3.582