UNAIR NEWS – Tim mahasiswa dari Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mengukir prestasi gemilang. Beranggotakan Rulita Apriliya Aliyanatasya, Muhammad Ridho Rofiq, dan Antonio Billydharma Pangestu, tim angkatan 2023 tersebut berhasil meraih Juara Dua dalam ajang Accounting Olympiad tingkat nasional, yang merupakan bagian dari Veteran Accounting Festival 2025.
Buah dari Kegigihan Sejak Semester Awal
Muhammad Ridho Rofiq, salah seorang anggota tim menjelaskan bahwa kemenangan ini bukanlah hasil yang instan, melainkan buah dari perjuangan panjang yang telah mereka rintis sejak awal masa perkuliahan. Menurutnya, pencapaian ini memiliki arti yang sangat mendalam setelah berbagai upaya yang telah mereka lalui bersama.
“Kemenangan ini sangat berarti. Tim kita sudah mulai berkompetisi dari awal semester satu yang selalu cuma berakhir di semifinal, dan ini menjadi kemenangan pertama kami di perlombaan olimpiade akuntansi. Jatuh bangun, lolos tidak lolos, menjadikan kita terus bertumbuh dan pantang menyerah,” ungkap Ridho.
Hadapi Materi Dinamis dan Peraturan Berubah
Ridho juga membagikan tantangan yang dihadapi tim selama proses persiapan. Selain harus menyeimbangkan waktu dengan perkuliahan, tantangan terbesar datang dari sifat materi akuntansi itu sendiri yang sangat luas dan terus berkembang.
“Tantangan tersulit yaitu untuk mengulang materi yang sudah kita terima di semester-semester awal, dan juga materi yang selalu berubah tiap waktunya seperti perpajakan yang mengalami perkembangan tiap saat,” jelasnya. Kemampuan beradaptasi dengan materi yang dinamis menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka.
Ridho berpesan kepada seluruh mahasiswa UNAIR untuk tidak mudah putus asa dalam berproses meraih prestasi. “Jangan pernah menyerah, jangan pernah berhenti mencoba. Kemenangan diraih oleh mereka yang selalu berusaha,” pungkasnya. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa proses jatuh bangun yang diiringi kegigihan akan selalu membuahkan hasil yang membanggakan.
Penulis: Ahmad Abid Zhahiruddin
Editor: Khefti Al Mawalia





