UNAIR NEWS – Dalam upaya memberikan resolusi pemecahan masalah di masyarakat mulai dari bidang Pendidikan, Pemberdayaan Ekonomi, Kesehatan dan Lingkungan, tim kuliah kerja nyata-belajar bersama komunitas (KKN-BBK) UNAIR, gelar berbagai program binaan masyarakat di desa Tungue, Kecamatan Wates, Kediri. Program itu dikemas dengan berbagai kegiatan mulai dari sosialisasi, demonstrasi, pendampingan, serta bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Tungue.
“Kalau di Desa Tungue ini tu apa ya kaya masyarakatnya itu masih kurang terpapar sama teknologi informasi gitu. Sebenarnya mereka tahu dan bisa tapi masih bingung dalam prakteknya, jadi kemarin kita ngadain itu sosialisasi digital marketing dan pembuatan video profil UMKM,” ujar Azizia Kanya, salah satu anggota KKN BBK saat diwawancarai UNAIR NEWS, Rabu (01/02/2023)
Selain dalam bidang ekonomi, Kanya juga menuturkan bahwa pendampingan dan edukasi dalam bidang kesehatan dan lingkungan turut diprogramkan. Salah satu agenda tersebut adalah senam dan jalan sehat yang digelar bersamaan dengan bazar UMKM oleh masyarakat desa Tungue.
“Karena memang salah satu sasaran kita itu perekonomian, jadi setelah belajar dari sosialisasi yang telah digelar, tentu perlu praktiknya kan. Nah, makanya bazar ini kami gelar ya salah satunya untuk implementasi dari sosialisasi yang telah digelar juga,” tutur Kanya.
Program Kerja Bidang Pendidikan dan Lingkungan
Tak hanya bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan juga menjadi fokus sasaran keberhasilan program kerja yang dibawa oleh tim KKN BBK UNAIR. Salah satu kegiatan yang diselenggarakan adalah edukasi mencuci tangan berbasis dongeng.
“Iya jadi kita ada permainan boneka tangan untuk demonstrasi cara cuci tangan yang benar. Kemarin itu juga ada kegiatan belajar mengajar gitu sama cerdas cermat dan mewarnai di SDN 1 Tungue,” jelas Kanya
Tim juga melakukan penyuluhan bidang lingkungan dengan program kerja bakti berupa merapikan jalan dari rumput liar dan menebang pohon yang sudah lebat. Mereka juga turut memberikan fasilitas pengelolaan lingkungan sehat dengan program penanaman TOGA yang disosialisasikan secara door to door. Dalam kegiatan ini tercatat sebanyak jahe merah sebanyak 15 polybag, kencur sebanyak 8 polybag, dan bayam sebanyak 15 pot kecil ditanam oleh warga.
Penulis: Rosita
Editor: Nuri Hermawan





