Universitas Airlangga Official Website

Tim Mahasiswa UNAIR Raih Juara 1 Literature Review di Padjajaran Dentistry Scientific Meeting 2025

Tim mahasiswa UNAIR saat mengikuti Padjajaran Dentistry Scientific Meeting 2025. (Foto: Dok. Tim)
Tim mahasiswa UNAIR saat mengikuti Padjajaran Dentistry Scientific Meeting 2025. (Foto: Dok. Tim)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi gemilang. Tim yang diketuai oleh Akmal Umara Adli bersama anggota Bayu Cahyo Bintoro dan Felice Kanaya Chandra berhasil meraih Juara 1 bidang Literature Review dalam ajang Padjajaran Dentistry Scientific Meeting (PDSM) 2025. Kompetisi ini adalah persembahan dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran. Gelaran ini bertujuan untuk wadah mahasiswa menunjukkan kualitas kajian ilmiah di bidang kedokteran gigi.

Capaian ini menunjukkan konsistensi tim dalam menghadirkan karya akademik yang kuat, terukur, dan evidence-based. Keberhasilan tersebut juga menjadi langkah awal bagi pengembangan riset dan karier akademik di bidang kedokteran gigi.

Angkat Kajian Regenerasi Periodontal Berbasis Meta-Analisis

Dalam ajang tersebut, tim UNAIR mengangkat topik berjudul “Eksplorasi Eco-Biomaterial Titanium-Platelet Rich Fibrin sebagai Efek Terapi Regeneratif Defek Intrabony Periodontal: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis.” Melalui karya ini, tim membahas potensi kombinasi terapi regeneratif untuk membantu perbaikan jaringan periodontal pada kasus defek intrabony melalui pendekatan tinjauan sistematis dan meta-analisis.

Tim menilai karya mereka menonjol karena tidak sekadar menyatakan kombinasi terapi efektif, tetapi juga mengkuantifikasi hasilnya menggunakan effect size. “Manfaat gabungan ini terbukti 2,5 kali lebih signifikan dibandingkan jika menggunakan salah satu agen saja,” ungkap tim. Mereka juga menekankan keunggulan metode meta-analisis yang transparan serta penyajian forest plot yang detail sehingga dapat menjadi panduan klinis berbasis bukti.

Kunci Kemenangan: Persiapan Matang dan Target Publikasi Ilmiah

Tim mengaku bersyukur dapat mempertahankan posisi Juara 1 sejak awal karena persiapan matang. Mereka ermasuk memprediksi pertanyaan juri dan melatih jawaban untuk berbagai kemungkinan. Mereka juga berupaya mengidentifikasi potensi kelemahan kajian, salah satunya isu heterogenitas studi. “Kunci sukses di ruang juri adalah penguasaan data secara menyeluruh dan kejujuran akademis,” ujar tim.

Dalam proses penyusunan karya, tantangan datang dari sisi akademis dan non-akademis. Secara akademis, tim menghadapi heterogenitas studi saat melakukan meta-analisis, sementara secara non-akademis mereka membagi waktu di tengah padatnya tugas kuliah dan menjelang Ujian Akhir Semester (UAS). Tim mengatasinya dengan strategi time-blocking serta membagi tugas ekstraksi data secara proporsional. Proses ini juga mendapat bimbingan dari Prof Dr Ernie Maduratna Setiawatie drg MKes Sp Perio (K). Ke depan, tim menyampaikan bahwa mereka sedang menyelesaikan manuskrip untuk dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi agar temuan berbasis bukti dapat diakses komunitas ilmiah global.

Penulis: Dara Devinta Faradhilla

Editor: Ragil Kukuh Imanto