UNAIR NEWS – Tim Taxpresso dari Program Studi Perpajakan, Fakultas Vokasi (FV), Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil mengukir prestasi membanggakan. Mereka sukses meraih juara 3 dalam ajang Olimpiade Forum Tax Center Surabaya (OFTCS) 2025 yang berlangsung pada Rabu (1/10/2025) di Petra Performance Hall, Universitas Kristen Petra, Surabaya. Tim ini beranggotakan Handhini Dwi Hapsari, Khalista Dzakirah Olin, dan Faizatun Nadzifah.
Manfaatkan Peluang
Handhini Dwi Hapsari menjelaskan bahwa keikutsertaannya mengikuti kompetisi yakni dengan memanfaatkan peluang sekaligus mengasah kemampuan di bidang perpajakan. Dalam strategi belajar, tim membagi fokus belajar dan aktif berdiskusi melalui pesan grup.
“Kami saling update hasil belajar. Jika ada waktu senggang, kami bahas langsung bersama dosen pendamping,” tambahnya.
Kompak Hadapi Tantangan
Sementara itu, Khalista Dzakirah Olin menuturkan bahwa tantangan terbesar terletak pada waktu persiapan yang super singkat di tengah kesibukan masing-masing anggota. “Bahkan, kami sempat berbeda pendapat soal strategi menjawab di babak Cerdas Cermat, tapi dari situ kami belajar untuk saling percaya dan solid,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi peran dosen pendamping dan Tax Center UNAIR yang terus memberi dukungan, termasuk hadir langsung saat semifinal. “Kehadiran dosen pendamping membuat kami tenang dan merasa tidak berjuang sendirian,” tambahnya.
Bagi Khalista, pengalaman bertemu tim dari berbagai kampus menjadi dorongan untuk tampil maksimal. “Terlebih, ini pertama kalinya kami debat, tapi hasil membuktikan bahwa keberanian dan perjuangan sungguh-sungguh membawa hasil yang manis,” jelasnya.
Refleksi dan Harapan
Selanjutnya, Faizatun Nadzifah menekankan bahwa dukungan antar anggota dan lingkungan menjadi kunci keberhasilan tim. “Kompetisi ini mengajarkan pentingnya menyeimbangkan penguasaan teori dengan soft skill seperti analisis kasus dan cara berkomunikasi. Semakin dipelajari, saya semakin tertarik mendalami hingga ke akar,” tegasnya.
Ia berharap capaian Tim Taxpresso dapat menginspirasi mahasiswa lain. “Prestasi ini kode keras bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi besar. Jangan hanya pintar di kelas, tapi harus berani turun gelanggang dan memperluas jaringan dengan mahasiswa top dari kampus lain,” pungkasnya.
Penulis: Bethari Sri Indrajayanti
Editor: Khefti Al Mawalia





