Unair News – Volume ekspor udang di Indonesia menunjukkan pola peningkatan yang signifikan dari sekitar 207.704 ton pada 2019 menjadi 239.282 ton pada 2020 (KKP, 2021). Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas perikanan unggulan di Indonesia. Pada saat transportasi udang vaname, metabolisme udang mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat dari metabolisme normal. Peningkatan metabolisme tersebut menyebabkan penurunan kualitas air sehingga akan berdampak buruk bagi kesehatan dan kelangsungan hidup serta menyebabkan stres udang vannamei selama proses transportasi (Paulo et al., 2009). Interaksi yang tidak seimbang antara lingkungan, inang, dan patogen menyebabkan pertahanan tubuh udang menurun. Hali ini akan menyebabkan mudah bagi parasit untuk menginfeksi dan menyebabkan penyakit (Kilawati dan Maimunah, 2015). Pada tambak intensif dan tambak adat di Kabupaten Gresik, terbukti terdapat beberapa ektoparasit yang menyerang, yaitu Zoothamnium, Epistylis dan Vorticella (Mahasri et al., 2017).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara tingkat stres udang vannamei dan derajat infestasi ektoparasit pada udang vaname yang terserang patogen ciliata sebelum transportasi sistem basah terbuka. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah survey dan analisis korelasi sederhana untuk menentukan korelasi antara kadar glukosa darah dan infestasi ektoparasit (Al-Arief, 2016). Penelitian ini menggunakan 50 ekor udang dari total populasi udang dengan ukuran 7-8 cm pada Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Lamongan, Jawa Timur. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan dengan mengambil darah 0,1 ml di bagian ventral. Lalu lepaskan jarum di ujung jarum suntik dan peneliti akan meneteskan darah pada skrip tes bermerek Easy Touch. Kadar glukosa darah akan muncul di layar. Setelah itu data dibaca (Irdalisa et al., 2015). Pemeriksaan ektoparasit akan peneliti lakukan dengan menggunakan metode asli (Rohmin et al., 2017).
Hasil
Kadar glukosa darah udang vaname setelah transportasi menunjukkan nilai normal (10-34 mg/dL) sebanyak 27. Sedangkan jumlah udang dengan kadar glukosa darah tinggi (>34 mg/dL) adalah 23. Lorenzon et al. (2004), menyatakan bahwa kadar glukosa normal terendah pada udang adalah 10 mg/dL dan kadar glukosa normal tertinggi pada udang adalah 34 mg/dL. Hasil pemeriksaan ektoparasit setelah transportasi pada penelitian ini menunjukan ada tiga spesies dari filum protozoa, yaitu Zoothmanium sp., Episylis sp. dan Voticella sp. Ektoparasit yang paling umum adalah Zoothmanium sp. dan Episylis, sp. sedangkan Voticella sp. hanya sedikit. Hal tersebut dikarenakan Zoothamnium sp. dan Episylis sp. hidup dalam koloni sehingga mereka bereproduksi lebih cepat daripada Vorticella sp. yang hidup soliter (Li et al., 2008).
Hasil infestasi ektoparasit yang menginfestasi udang vaname pada penelitian ini memiliki derajat infestasi dalam kategori infestasi sangat ringan (<5 zooid) sebanyak 4 ekor, kategori derajat serangan ringan (5-25 zooid) adalah 22 ekor, jumlah udang vaname dengan tingkat rata-rata kategori infestasi (26-50 zooid) adalah 24 ekor. Nilai korelasi antara kadar glukosa darah dengan hasil infestasi ektoparasit pada penelitian ini adalah kadar glukosa darah yang tinggi dengan peningkatan jumlah infestasi ektoparasit. Artinya semakin tinggi kadar glukosa darah maka semakin tinggi tingkat infestasi ektoparasit yang terdapat pada udang vaname. Kilawati dan Maimunah (2015), menyatakan bahwa udang dalam keadaan stres mengakibatkan penurunan kekebalan tubuh sehingga mudah terserang parasit. Kondisi udang stres terlihat dari munculnya peningkatan kadar glukosa darah yang dapat merangsang serangan parasit pada udang. Infestasi parasit dapat terjadi karena interaksi yang tidak seimbang antara lingkungan, biota dan agen penyebab penyakit (Austin and Austin, 2007).
Penulis: Dr. Gunanti Mahasri, Ir., M.Si. Departemen Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga
Informasi lebih detail dari penelitian ini ada di jurnal ilmiah pada Jurnal berikut ini:
A F Apriyadi1, G Mahasri2,4, L Sulmartiwi3, 2023. Stress Level of Vaname Shrimp (Litopenaeus Vannamei) With Infested Ciliata Pathogens After Open Wet Transportation. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 1273 (2023) 012003. IOP Publishing doi:10.1088/1755-1315/1273/1/012003.
BACA JUGA: Kopolimer Asam Metakrilat sebagai Matriks Mikropartikel Probiotik Lactobacillus Casei





