UNAIR NEWS – Tingkatkan kualitas pendidikan dan literasi digital, Bank Syariah Indonesia (BSI) menyerahkan bantuan 45 unit laptop kepada mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) pada Selasa (21/10/2025) di Balairua, Gedung Managemen, Kampus MERR-C UNAIR. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) BSI melalui program BSI Maslahat yang salah satunya berupa pemberian beasiswa unggulan.
Rektor UNAIR, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin menyampaikan apresiasi kepada BSI yang sudah turut serta mendukung mahasiswa dalam belajar. Ia mengatakan bahwa 25 persen mahasiswa di UNAIR merupakan mahasiswa penerima KIP Kuliah.
“Bantuan ini sangat berarti bagi UNAIR dan mahasiswa. Semoga pemberian laptop ini memudahkan mereka dalam belajar dan meningkatkan kemampuan multitasking dalam menuntut ilmu,” ujar Prof Madyan.
Ia berharap agar bantuan ini dapat mendorong peningkatan prestasi mahasiswa. “Semoga mahasiswa penerima laptop ini dapat meningkatkan performa belajarnya lebih baik lagi hingga mereka lulus dari UNAIR,” tambahnya.
“Semoga kedepannya kerjasama antara BSI dan UNAIR semakin maju dan berkembang,” harapnya.

Kerja Sama UNAIR dan BSI
Sementara itu, Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin baik antara BSI dan UNAIR. Program ini merupakan wujud nyata komitmen BSI dalam mendukung pendidikan tinggi di Indonesia.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pak Rektor karena kerja sama antara BSI dan UNAIR cukup banyak. Kami mendorong penuh mahasiswa bisa terus berprestasi. BSI hadir bukan hanya sebagai sahabat finansial, melainkan juga sahabat sosial dan spiritual. Melalui program beasiswa dan pemberian laptop ini, kami berharap mahasiswa dapat belajar lebih gigih lagi,” ujar Anggoro.
Ia juga berpesan kepada para mahasiswa penerima agar menggunakan bantuan tersebut sebaik-baiknya. “Mahasiswa harus belajar sungguh-sungguh. Harapannya, setelah lulus mereka dapat bekerja dan membantu adik-adiknya dalam mendapatkan beasiswa,” tambahnya.
Selain itu, Mahasiswa penerima beasiswa unggulan BSI, Hafid Musolih itu menyampaikan apresiasinya karena telah membantu mahasiswa berupa pembiayaan UKT, bulanan hingga fasilitas pendidikan. “Saya merasa bisa belajar dengan lancar tanpa ada beban keuangan,” ungkapnya.
Melalui program tersebut, ia berencana untuk mengejar target belajarnya selama kuliah hingga lulus. Ia mengimbau kepada seluruh penerima beasiswa agar dapat memanfaatkan privilege itu sebagai salah satu batu loncatan dalam mengejar impian saat lulus nanti.
“Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dan mencetak generasi muda unggul di era digital,” paparnya.
Penulis: Khefti Al Mawalia





