Universitas Airlangga Official Website

Tingkatkan Warna Hitam Ikan Koi dengan Tinta Cumi

Ikan koi (Sumber: Dictio Community)

Ikan hias merupakan salah satu komoditas favorit dalam memelihara ikan. Permintaan ikan hias tidak hanya dalam negeri maupun juga luar negeri. Salah satu ikan  hias yang memiliki nilai jual tinggi adalah ikan koi. Nilai jual ikan koi salah satunya ditentukan oleh kualitas warna. Salah satu warna yang menjadi indikator nilai jual ikan koi adalah warna hitam terutama untuk koi jenis showa. Terdapat banyak faktor yang menentukan kualitas warna ikan, salah satunya adalah pakan. Pemberian suplemen tambahan pada pakan dapat menjadi opsi dalam upaya peningkatan kualitas warna ikan koi, salah satunya adalah tinta cumi. Tinta cumi mengandung 90% melanin. Melanin merupakan pewarna hitam yang digunakan oleh jaringan epidermis untuk mewarnai tubuh organisme. Selain melanin, tinta cumi juga terdapat kandungan protein 10-15% yang terdiri dari asam amino esensial dan non esensial serta sulfated polysaccharides. Komposisi protein dan asam amino yang lengkap dan seimbang ini dapat berpengaruh baik bagi pertumbuhan ikan.

Pada penelitian ini dilakukan beberapa perlakuan penambahan dosis tinta cumi pada pakan komersial diantaranya P1 : konsentrasi tinta cumi 1%, P2 : konsentrasi tinta cumi 3%, P3 konsentrasi tinta cumi 5% dan untuk K tanpa penambahan tinta cumi. Dosis pakan yang diberikan setelah dicampur dengan tinta cumi yaitu 5% dari biomassa ikan. Parameter yang diukur pada penelitian ini yaitu kualitas warna hitam menggunakan TCF (Toca Colour Finder) dan pertumbuhan ikan koi. Parameter pendukung yang diukur yaitu kualitas air.

Berdasarkan hasil penelitian, pada pengamatan selama empat minggu didapatkan bahwa P3 (tinta cumi dengan dosis 5%) menghasilkan kualitas warna hitam terbaik dengan indikator menilai kualitas warna hitam tertinggi setiap minggunya dibandingkan perlakuan lainnya, yang berarti memiliki tingkat pewarnaan yang lebih gelap. Hal ini dapat disebabkan karena adanya penyerapan melanin dari tinta cumi yang lebih besar. Begitu juga untuk pertumbuhan baik pertumbuhan panjang maupun pertumbuhan berat perlakuan dengan penambahan tinta cumi menghasilkan nilai pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan kontrol penelitian tanpa pemberian tinta cumi pada pakan. Hal ini dikarenakan terdapat nutrisi pada tinta cumi yang dapat mendukung pertumbuhan ikan koi.

Faktor manajemen kualitas air juga berperan penting terhadap peningkatan kualitas warna atau kecerahan warna pada ikan. Pada penelitian ini tidak ada perubahan suhu secara berkala yang dapat mengakibatkan ikan stress atau bahkan bisa menyebabkan kematian. Pengukuran DO juga dilakukan dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Setiap akuarium telah ditambahkan aerator yang telah diatur untuk menunjang tingkat oksigen dan pada tiap akuarium mendapat jumlah oksigen yang sama. Seluruh aspek kualitas air dalam penelitian kali ini telah memenuhi angka yang optimal.

Penulis : Nina Nurmalia Dewi

Sumber : Laksono, KT., Dewi, NN, Rahardja, NN. (2023). The effect of squid ink (Loligo sp.) utilization in feed on improvement black colour and growth of koi fish (Cyprinus carpio). IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science  1273 (2023) 012065.