Universitas Airlangga Official Website

Tinjauan Mikrosfer Kalsium-Alginat Untuk Sistem Penghantaran Obat: Karakteristik, Pelepasan Obat, Aktivitas, Stabilitas Dan Studi In Vivo

Ilustrasi Obat. Sumber: KlikLegal
Ilustrasi Obat (Foto: KlikLegal)

Mikrosfer merupakan salah satu sistem penghantaran obat yang memungkinkan agen terapeutik menembus tubuh untuk meningkatkan khasiat dan keamanannya dengan mengatur laju pelepasan, waktu, dan tempat kerjanya di dalam tubuh. Mikrosfer dapat digunakan untuk mengendalikan pelepasan obat, antibiotik, vaksin dan hormon. Mikrosfer terdiri dari inti bahan aktif dan cangkang polimer. Polimer yang digunakan dapat berupa polimer alami atau sintetis. Polimer alami memiliki banyak manfaat, termasuk biaya ekonomis, kemudahan penggunaan, biokompatibilitas, biodegradabilitas, dan kemampuan modifikasi kimia.

Alginat merupakan polimer alami dari polisakarida yang memiliki keunggulan biokompatibel, toksisitas rendah, murah, mudah diperoleh, dan mampu dimodifikasi secara kimia. Kalsium klorida merupakan bahan penyambung silang yang paling cocok untuk natrium alginat. Penelitian tentang mikrosfer kalsium-alginat telah banyak dikembangkan untuk menghantarkan berbagai obat.

Oleh karena itu, tinjauan ini memberikan ringkasan penelitian yang komprehensif dengan fokus pada karakteristik, pelepasan obat, aktivitas, stabilitas, dan studi in vivo dari mikrosfer kalsium-alginat untuk menghantarkan obat.

Penulis : Dewi Melani Hariyadi

Informasi detail riset kami dapat diakses pada:

https://dergi.fabad.org.tr/wp-content/uploads/2025/03/50-1-013-1511505.pdf

Amiruddin, Mahardian Rahmadi, Dewi Melani Hariyadi

FABAD J. Pharm. Sci., 50, 1, 169-186, 2025

DOI: 10.55262/fabadeczacilik.1511505

ISSN: 1300-4182

Baca juga: Deteksi Mutasi Penyebab Resistensi Insektisida pada Nyamuk Culex quinquefasciatus di Surabaya, Indonesia