Universitas Airlangga Official Website

Tinjauan Sistematis Perilaku Kerja Proaktif

Foto by Jurnal id

Sebagai penekanan utama penelitian perilaku organisasi, para ahli manajemen sumber daya manusia telah melakukan penelitian ekstensif tentang perilaku individu. Perkembangan penelitian perilaku organisasi telah berhasil menghasilkan konsep tentang perilaku yang harus ditunjukkan individu untuk mendukung efektivitas dan efisiensi organisasi. Perilaku kerja proaktif merupakan salah satu perilaku individu yang menjadi fokus penelitian dalam bidang perilaku organisasi. Istilah “perilaku kerja proaktif” 15 tahun yang lalu dalam sebuah artikel yang sering dikutip dalam penelitian perilaku kerja proaktif. Selama 15 tahun terakhir, penelitian perilaku kerja proaktif telah mengalami kemajuan yang substansial, terbukti dengan peningkatan jumlah artikel setiap tahunnya di database Scopus. Menanggapi perkembangan ini, sejumlah peneliti telah berusaha untuk melakukan kajian literatur dengan maksud untuk memandu penelitian masa depan tentang perilaku kerja proaktif.

Dengan demikian, tinjauan literatur sistematis atau systematic literature review (SLR) ini berkonsentrasi pada penggambaran sampel penelitian, instrumen pengukuran, anteseden, dan konsekuensi perilaku kerja proaktif dari studi sebelumnya yang dilakukan antara tahun 2007 dan 2022. Pemetaan sampel penelitian mengidentifikasi “kesenjangan” yang jarang diisi oleh para peneliti. Memahami kecenderungan studi sebelumnya untuk menggunakan pengukuran perilaku kerja proaktif memerlukan pemetaan instrumen pengukuran. Dengan pengetahuan ini, peneliti dapat menerapkan pengukuran perilaku kerja proaktif yang paling efektif untuk meningkatkan efektivitas penelitian mereka. Selain itu, pemetaan anteseden dan hasil dilakukan untuk mencegah kejenuhan model penelitian perilaku kerja proaktif, yang akan mengakibatkan perkembangannya stagnan.

Oleh karena itu, tinjauan pustaka sistematis (SLR) ini bertujuan untuk melakukan pemetaan yang lebih luas dengan memasukkan sampel penelitian, instrumen pengukuran, anteseden, dan konsekuensi, serta rekomendasi riset selanjutnya dari perilaku kerja proaktif. Sebanyak 70 artikel penelitian yang diterbitkan di database Scopus selama 2007-2022 digunakan untuk SLR ini. Hasil pemetaan menunjukkan dominasi karyawan sebagai sampel penelitian yang mencakup lebih dari separuh artikel penelitian. Sementara itu, instrumen dengan item yang lebih sedikit cenderung diadopsi untuk mengukur perilaku kerja proaktif. Temuan terkait anteseden dan konsekuensi didominasi oleh aspek individu dan tidak mendalami aspek tim/kelompok dan organisasi.

Berdasarkan temuan dan pembahasan sebelumnya, SLR ini menyimpulkan bahwa “karyawan” merupakan mayoritas sampel penelitian perilaku kerja proaktif. Penelitian sebelumnya cenderung menggunakan instrumen dengan jumlah item yang sedikit untuk mengukur perilaku kerja proaktif. Selain itu, SLR ini mengungkap dominasi faktor spesifik dalam anteseden perilaku kerja proaktif. SLR ini merekomendasikan fokus pada penelitian perilaku kerja proaktif di tingkat tim/kelompok dan dalam konteks organisasi tertentu untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman tentang perilaku kerja proaktif.

Penulis: Anis Eliyana

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

https://so06.tci-thaijo.org/index.php/IJBS/article/view/260647

(A Systematic Review of Proactive Work Behavior: Future Research Recommendation)