Universitas Airlangga Official Website

UNAIR Kembali Raih Predikat Jurnal Terindeks Scopus 

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga kembali mencatat prestasi gemilang dengan berhasil menerbitkan jurnal ilmiah yang terindeks di Scopus, Platform internasional yang diakui dalam dunia akademis. Kehadiran Universitas Airlangga di kancah internasional semakin terangkat melalui kontribusi nyata dalam penelitian dan publikasi ilmiah

Sejak tahun 2020, setiap tahunnya Universitas Airlangga melalui Lembaga Inovasi Pengembangan Jurnal, Penerbitan, dan Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI) UNAIR secara konsisten melakukan pendampingan jurnal pada masing-masing program studi. Kemudian, UNAIR juga menetapkan target dari masing-masing jurnal untuk dapat berlomba-lomba dalam menerbitkan jurnal terutama pada indeks jurnal bereputasi seperti DOAJ, SCOPUS dan lainnya. 

Jurnal terbaru yang berhasil terindeks di Scopus adalah hasil publikasi Record and Library Journal (RLJ), Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. Record and Library Journal memiliki fokus dalam konteks perpustakaan dan kearsipan. Dalam jurnal ini, Esti Putri yang merupakan tim editor jurnal dari Record and Library Journal sekaligus pengajar di prodi D3 Perpustakaan UNAIR menjelaskan, bahwa RLJ sejak tahun 2015 telah berada di SINTA 3 dan ditahun-tahun selanjutnya, RLJ memiliki target yang besar. 

“Sejak tahun 2015, RLJ berada di SINTA 3, jadi kami setiap tahunnya memiliki target yang besar. Pada tahun ini, alhamdulillah selama pendampingan 1 tahun bersama LIPJPHKI UNAIR, RLJ berhasil mendapat SCOPUS,” jelasnya pada sesi wawancara. 

Pada sesi wawancara, Esti menjelaskan adanya tantangan dalam menerbitkan jurnal pada jurnal yang terindeks Scopus. Banyak kriteria yang harus dipenuhi agar jurnal dapat diterima. Universitas Airlangga sendiri sudah memiliki banyak pengalaman dalam menerbitkan jurnal terindeksasi SCOPUS, Esti mengungkapkan bahwa jurnal tersebut banyak yang diterima dan banyak juga yang ditolak. 

Esti juga mengungkapkan kriteria-kriteria yang harus dipenuhi saat ingin menerbitkan jurnal terindeks SCOPUS. Yaitu mulai dari kualitas tim editor yang harus memiliki rekam jejak publikasi yang bagus. Selain itu, Kualitas artikel yang baik, apakah artikelnya memiliki sitasi yang sudah banyak digunakan oleh banyak orang atau belum. Dan yang terakhir, yaitu Diversitas Author. Semakin diversitas para penulisnya maka akan semakin mudah untuk dapat terindeks SCOPUS. 

“Record and Library Journal sendiri konsen pada diversitas author. Jadi tidak fokus hanya ke penulis di UNAIR saja, tapi juga ke penulis di universitas lain dalam negeri dan luar negeri. Karena diversitas author jadi penilaian yang diperhitungkan di terbitan jurnal SCOPUS ini” Ujar Esti.

Penulis: Maryam Fauziah

Editor: Feri Fenoria