UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang berperan aktif dalam pembangunan nasional. Kali ini, UNAIR menerima kunjungan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dalam rangka menjajaki kerja sama strategis di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat, Senin (3/11/2025) di di Ruang Sidang Pleno Balai RUA Lt 4 Kantor Manajemen Kampus MERR-C.
Audiensi tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari penetapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025–2029. RPJMD tersebut mengusung visi “Kalsel Bekerja: Berkelanjutan, Berbudaya, Religius, dan Sejahtera Menuju Gerbang Logistik Kalimantan.” Dalam konteks itu, UNAIR dipandang sebagai mitra strategis yang mampu memberikan kontribusi berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi berkelanjutan.
Rektor Universitas Airlangga, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin, menyampaikan bahwa kerja sama ini selaras dengan misi UNAIR untuk memperluas kebermanfaatan hingga ke seluruh penjuru Indonesia.
“UNAIR tidak hanya berfokus pada peningkatan akademik, tetapi juga pada keberdampakan nyata di masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan nanti, kami ingin memastikan hasil riset dan inovasi kampus dapat menjadi solusi konkret bagi tantangan pembangunan daerah dan memberantas kemiskinan,” ujar Prof Madyan.

Sinergi dan Kolaborasi untuk Pendidikan
Kunjungan ini juga menjadi momentum penting setelah terbentuknya kepengurusan Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga Provinsi Kalimantan Selatan pada 16 September 2025. Keberadaan IKA UNAIR di Kalsel memperkuat jejaring kolaborasi antara alumni, sivitas akademika, dan pemerintah daerah. Para alumni UNAIR diharapkan menjadi motor penggerak perubahan melalui inisiatif pendidikan, sosial, dan kewirausahaan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Ketua Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) wilayah Kalimantan Selatan drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi menyampaikan, salah satu tujuan kunjungannya kali ini adalah adanya program untuk meningkatkan pemerataan pendidikan.
“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan. Sebagai alumni UNAIR, kami berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM melalui program pendidikan, pelatihan, dan riset terapan yang relevan dengan kebutuhan daerah. Kami percaya, dengan pendampingan akademik dari UNAIR, masyarakat Kalsel dapat berkembang menjadi sumber daya unggul yang berdaya saing” Ujar Ellyana.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, mengungkapkan apresiasinya terhadap kiprah UNAIR sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia. Ia menilai UNAIR memiliki kekuatan akademik dan inovasi yang mampu mempercepat pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Selatan.
“Pengembangan SDM di Kalsel menjadi concern utama bagi kami, maka dunia pendidikan bagi kami adalah hal yang penting. Kami melihat UNAIR bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga pusat solusi dan berbagai saran dari expert di berbagai bidang. Melalui kemitraan ini, kami ingin menghadirkan sistem pendidikan yang lebih kuat dan relevan dengan kebutuhan daerah dan negara,” ungkapnya.

Visi Kerja Sama
Kerja sama ini akan berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan SDM daerah. Kefiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis UNAIR dalam memperluas impact university. Melalui kemitraan ini, UNAIR terus meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir nyata untuk membangun bangsa, sejalan dengan semangat Excellence with Morality.
Ke depan, kolaborasi UNAIR dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan nantinya juga akan mengarah pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Khususnya pada bidang pendidikan berkualitas (SDG 4), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), serta kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17). Melalui langkah ini, UNAIR menegaskan komitmennya sebagai universitas berdampak yang terus berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan nasional.
Penulis: Ragil Kukuh Imanto





