Universitas Airlangga Official Website

United FISIP Orientation (UFO) Lahirkan Insan Penggerak dalam Langkah Perjuangan

Ketua UFO 2025, Kafka Salim, berorasi di hadapan mahasiswa baru saat simulasi aksi dalam rangkaian United FISIP Orientation (UFO) 2025 di FISIP UNAIR, Kampus Dharmawangsa-B
Ketua UFO 2025, Kafka Salim, berorasi di hadapan mahasiswa baru saat simulasi aksi dalam rangkaian United FISIP Orientation (UFO) 2025 di FISIP UNAIR, Kampus Dharmawangsa-B (Foto: Panitia UFO 2025)

UNAIR NEWS – United FISIP Orientation (UFO) 2025 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR Kampus Dharmawangsa-B, resmi digelar pada hari Kamis – Jumat (7-8/8/2025), menjadi gerbang awal bagi 921 mahasiswa baru FISIP untuk mengenal kehidupan kampus. Diselenggarakan oleh Kementerian KPO BEM FISIP dengan dukungan sekitar 290 panitia, kegiatan ini mengusung tema, Lentera Perubahan: Denting Perlawanan di Tengah Gelapnya Demokrasi.

Tema tersebut terinspirasi dari dinamika kondisi sosial politik Indonesia, sehingga mahasiswa baru harapannya dapat menjadi agen perubahan. “Lentera melambangkan penerang, sementara denting adalah penanda semangat perlawanan,” ujar Kafka Salim, Ketua UFO 2025.

Salah satu ciri khas United FISIP Orientation 2025 adalah pelaksanaan safari organisasi mahasiswa FISIP dan badan semi otonom (BSO) yang untuk pertama kalinya dilakukan di tenant serta di dua lokasi berbeda. Skema ini memberikan pengalaman langsung yang lebih hidup bagi mahasiswa baru. Sehingga mampu menjadi penambah cara pandang mengenai wadah ekosistem berproses sebagai mahasiswa FISIP. Meskipun harus menuntut koordinasi ekstra panitia. 

Mahasiswa baru FISIP UNAIR mengikuti simulasi aksi dalam rangkaian United FISIP Orientation (UFO) 2025 di FISIP UNAIR, Kampus Dharmawangsa-B (8/8/2025) (Foto: Panitia UFO 2025)
Mahasiswa baru FISIP UNAIR mengikuti simulasi aksi dalam rangkaian United FISIP Orientation (UFO) 2025 di FISIP UNAIR, Kampus Dharmawangsa-B (8/8/2025) (Foto: Panitia UFO 2025)

Selain safari, rangkaian UFO meliputi sidang rakyat, konsolidasi, simulasi aksi, ikrar dan inisiasi. Tak luput juga, penyampaian materi tentang kehidupan perkuliahan hingga prospek pascakampus. Puncak acara memiliki agenda terstruktur yang unik, diawali simulasi aksi dan dilanjutkan ikrar serta inisiasi. Menurut Kafka, momen ini menjadi penutup yang paling membekas. “Di situ seluruh rangkaian UFO benar-benar terasa maknanya,” katanya.

Kegiatan tahun ini juga tidak lupa menunjukkan ruang kedekatan antara narasumber dan peserta. Sebagian besar pembicara adalah mahasiswa serta alumni FISIP yang memiliki rekam jejak kompetensi cemerlang. Pendekatan ini membuat komunikasi lebih cair dan materi lebih mudah dipahami. “Kami ingin menghilangkan jarak antara audiens dan komunikator, sehingga pesan dapat tersampaikan penuh,” jelas Kafka.

Persiapan United FISIP Orientation memakan waktu hampir tiga bulan. Tantangan yang dihadapi beragam, mulai dari kendala teknis hingga miss communication. Meski begitu, koordinasi yang intens dan kerja sama antar divisi membuat acara berjalan lancar. Kafka mengapresiasi timnya, “Saya sangat bangga pada panitia yang berdedikasi penuh, merekalah yang membuat UFO 2025 sesukses ini,” imbuhnya.

Kafka berharap UFO 2025 menjadi kenangan abadi sekaligus bekal penting selama kuliah hingga pasca kampus. Ia menutup dengan pesan, “Jangan pernah takut untuk mencoba, lebih baik gagal setelah mencoba daripada tidak mencoba sama sekali.”

Penulis: Samudra Luhur 

Editor: Yulia Rohmawati