UNAIR NEWS – Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Divisi Klinik Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UNAIR telah sukses melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Program Sterilisasi Kucing Gratis. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (19/7/2025).
Seiring meningkatnya populasi kucing yang tidak terkendali, terutama kucing-kucing liar yang di lingkungan masyarakat melatarbelakangi kegiatan pengabdian masyarakat ini. Populasi kucing yang tidak terkontrol tidak hanya menimbulkan masalah sosial dan kesejahteraan hewan. Tetapi juga meningkatkan risiko penyebaran penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
“Dengan adanya pengendalian populasi kucing, itu juga mengurangi risiko daripada penularan penyakit dari hewan ke manusia,” ujar drh Renzy selaku perwakilan tim pengabdian masyarakat.
Syarat Partisipasi Sterilisasi Kucing
Kegiatan ini menyasar kucing-kucing milik masyarakat maupun kucing liar di lingkungan sekitar. Total sebanyak 30 ekor kucing berhasil mengikuti sterilisasi dalam satu hari pelaksanaan, yang terdiri dari 15 ekor kucing jantan dan 15 ekor kucing betina.
Sebelum melakukan proses sterilisasi, drh Renzy mengungkapkan bahwa seluruh kucing yang mendaftar akan melalui proses screening kesehatan. “Setelah pendaftaran, kucing akan melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu. Jika terdapat kondisi kesehatan yang tidak optimal, seperti flu, diare, atau penyakit lainnya, maka kucing tersebut tidak akan disteril,” imbuhnya.
Pihak Pelaksana
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Divisi Klinik FKH UNAIR dan RSHP UNAIR. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, 10 hingga 12 orang dokter hewan turut serta dalam proses sterilisasi.
Tak hanya pihak UNAIR, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari beberapa mitra. Seperti CV Arraya Makmur Vetco, PT Bumi Sarana Maju, PT Intisumber Hasil Sempurna Global, Zoetis, PT Sumber Bina Makmur, dan PT Inovasi Bioproduk Indonesia. Dukungan dari pihak-pihak tersebut sangat membantu dalam penyediaan sarana, prasarana, serta kelancaran proses sterilisasi kucing.
Rencana kegiatan ke depannya adalah melanjutkan program sterilisasi ini secara rutin setiap tahun. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengendalikan populasi kucing. Dengan pelaksanaan yang konsisten, kegiatan ini harapannya memberikan dampak jangka panjang dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman. Baik bagi hewan maupun manusia.
Penulis: Rosa Maharani
Editor: Yulia Rohmawati





