Jumlah pemilik ponsel pintar telah meningkat selama sepuluh tahun terakhir dan mungkin akan terus bertambah, terutama di Asia. Dengan rata-rata 2,48 jam per hari yang dihabiskan di media sosial pada tahun 2021, Thailand-di mana penelitian ini dilakukan-sekarang menduduki peringkat ketiga di Asia Tenggara dan peringkat ke-16 di dunia untuk penggunaan ponsel pintar. Skala Kecanduan Media Sosial Bergen (BSMAS) dan Skala Kecanduan Berbasis Aplikasi Ponsel Pintar (SABAS) adalah alat yang banyak digunakan dengan kualitas psikometrik yang telah terbukti. SABAS mengevaluasi kemungkinan kecanduan aplikasi smartphone. Risiko SMA dievaluasi oleh BSMAS. Enam elemen kecanduan diwakili oleh item-item pada SABAS dan BSMAS.
Tes invarian pengukuran dalam beberapa bahasa, termasuk Italia, Cina, Persia, dan Rumania, telah memberikan bukti empiris tentang kesetaraan gender SABAS dan BSMAS. Menurut penelitian psikologis, perbedaan gender memiliki peran yang signifikan dalam munculnya kecanduan terkait internet. Studi saat ini adalah yang pertama yang menawarkan data awal yang mendukung validitas SABAS dan BSMAS Thailand, yang masing-masing mengukur tingkat keparahan kecanduan SMA dan ponsel pintar di Thailand. Meskipun demikian, SABAS dan BSMAS telah diverifikasi dalam beberapa bahasa dan budaya.
Dari Januari 2022 hingga Juli 2022, 801 mahasiswa Thailand-termasuk mahasiswa sarjana dan pascasarjana yang berusia minimal 18 tahun-didaftarkan untuk mengambil bagian dalam survei online menggunakan convenience sampling. Platform media sosial online termasuk Facebook dan situs web universitas, di mana responden dapat mengakses survei dengan memindai kode QR untuk mengakses Google Formulir, digunakan untuk perekrutan. Sebuah proses sistematis digunakan untuk menerjemahkan versi bahasa Inggris dari SABAS dan BSMAS ke dalam bahasa Thailand.
Penulis: Prof. Ira Nurmala, S.KM., MPH, Ph.D
Informasi detail artikel ini dapat dilihat pada tulisan kami di jurnal BMC Psychiatry yang dapat diakses melalui link berikut: https://www.techscience.com/IJMHP/v26n4/56371/pdf
Artikel ini dapat disitasi sebagai berikut:
Ruckwongpatr, K., Paratthakonkun, C., Sangtongdee, U., Pramukti, I., Nurmala, I., Angkasith, K., Thanachaisakul, W., Ketchatturat, J., Griffiths, M. D., Kao, Y., & Lin, C. (2024). Validity, reliability, and measurement invariance of the Thai Smartphone Application-Based Addiction Scale and Bergen Social Media Addiction Scale. International Journal of Mental Health Promotion, 26(4), 293–302. https://doi.org/10.32604/ijmhp.2024.047023





