Universitas Airlangga Official Website

Waspadai Terjadinya Obstructive Sleep Apnea pada Ibu Hamil

Ilustrasi oleh respcare.com.br

Obstructive Sleep Apnea (OSA) adalah gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur. OSA ditandai dengan adanya obstruksi jalan napas yang menyebabkan napas berhenti sesaat, baik secara total maupun parsial. OSA ini berpengaruh terhadap Preeclampsia. Hal ini terjadi karena adanya disfungsi endotel pada orang ibu hamil dengan penyakit kardiovaskular. Obstruksi Sleep Apnea (OSA) OSA menaikan tekanan darah melalui efek hipoksemia sehingga berpengaruh besar menimbulkan hipertensi.  Ibu Hamil yang mengalami tekanan darah tinggi selama kehamilan, mempunyai risiko komplikasi yang serius karena nidasi plasenta berupa Preeklampsia. Preeklampsia merupakan penyebab utama mortalitas perinatal dan maternal.  Manifestasi awal penyakit jantung,  mendengkur pada ibu hamil harus diwaspadai dan tidak boleh diremehkan.
Peneliti melakukan penelitian di beberapa Rumah sakit di Mojokerto bertujuan untuk menganalisis aktor risiko  OSA dan OSA sebagai prediktor preeklampsia pada kehamilan.. Pertimbangan di kabupaten Mojokerto penyebab kematian ibu yang tertinggi preeklampsia pada tahun 2018. Pada penelitian ini faktor risiko OSA di lihat dari segi individu, keluarga dan lingkungan.
Hasil penelitian ditemukan Indeks prediktif preeklampsia  adalah  Umur kehamilan,  Lingkar leher. Riwayat hipertensi, Suhu dan OSA. Ada pengaruh umur kehamilan terhadap kejadian Preeklampsi yang semakin meningkat pada usia kehamilan ≥28 minggu,  karena kadar fibrinogen meningkat dan lebih meningkat lagi pada ibu yang terkena preklampsia. Ada pengaruh lingkar leher terhadap kejadian Preeklampsi. Lingkar leher penanda terhadap penumpukan lemak subkutaneus tubuh bagian atas berkorelasi positif dengan lemak viseral, resistensi insulin dan sindrom  metabolic. Selain itu menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya OSA. Mekanisme suhu tinggi menyebabkan pre eklampsia  karena migrasi patologis sel trofoblas mengganggu perkembangan plasenta ibu hamil  yang rentan terhadap dampak lingkungan dari perubahan iklim  dan selanjutnya menyebabkan preeclampsia. Temuan model  OSA  pada ibu hamil ini diharapkan dapat sebagai alat skrining deteksi dini terjadi preeklampsia dalam kehamilan, sehingga dapat  segera dirujuk dan mendapatkan terapi dan dan dapat menurunkan Angka kematian.

Penulis : Prof. DrChatarina Umbul Wahyuni dr., M.S., M.P.H

Full artikel dapat diakses di: Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences (eISSN 2636-9346) . OSA (Obstructive Sleep Apnea) Risk Factor-Based Predictive Model for New-onset Preec-lampsia during Pregnancy in Indonesian Women . Sulis Diana, Chatarina Umbul Wahyuni, Budi Prasetyo, Hari Basuki, Fitria Edni Wari . https://medic.upm.edu.my/upload/dokumen/202211021007586_1431.pdf  link MJPH