Universitas Airlangga Official Website

Webinar HIMARO UNAIR Bantu Mahasiswa Tingkatkan Personal Branding

Sesi Penyampaian Materi Pertama oleh Abdul Malik Mambaudin. (Foto: Tangkapan Layar Zoom Webinar MRI)

UNAIR NEWS – Membentuk personal branding menjadi salah satu kunci dalam meraih karier cemerlang di masa depan. Karena itu, Himpunan Mahasiswa Radiologi (HIMARO) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar Mentoring Radiology Intensive (MRI) dengan tajuk Boost Personal Branding to Power Up Your Career pada Sabtu, (15/4/2023). 

Webinar itu menghadirkan Leader of World  Inspiration Indonesia Abdul Malik Mambaudin, serta Putri Amalia S, ST selaku Officer in Deputy of Green and Digital Transformation Otorita Ibukota Nusantara.

Mempersiapkan CV

Curriculum vitae (CV) merupakan salah satu komponen penting dalam membentuk personal branding. Untuk itu, pemateri pertama Abdul Malik Mambaudin membagikan tips bagi mahasiswa dalam membentuk CV yang baik dan benar.

Malik mengatakan bahwa hingga kini CV terus mengalami perkembangan. Saat ini, sambungnya, CV yang lebih potensial di mata recruiter adalah CV yang menggunakan sistem ATS (applicant tracking systems) karena sistem ini berfokus pada penggunaan keywords (kata kunci). Selain itu, CV ATS juga dapat membantu recruiter menyaring kualifikasi yang relevan dengan lebih mudah. 

“Sistem ini digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar yang jumlah pendaftarnya itu sangat besar. Kenapa harus sistem ATS? Sistem ini bisa memudahkan recruiter dalam menyeleksi CV yang relevan karena sistem ini dibuat berdasarkan keywords,” tutur Malik.

Kemudian, Malik memberikan beberapa tips bagi mahasiswa dalam menyusun CV. Menurutnya, CV yang baik dan benar menggunakan kalimat yang singkat, jelas, dan padat. Selain itu, penggunaan komponen pendukung seperti halnya grafik, gambar, dan persentase sebaiknya dihindari.

Adapun terkait pengalaman dan kualifikasi, ia mengimbau agar tetap jujur dan tidak melebih-lebihkan. Pasalnya, hal ini akan berpengaruh pada cara pandang recruiter terhadap pelamar. 

Be honest saja, jangan sampai recruiter melihat kalian justru overqualified,” tegasnya.

Melatih Public Speaking

Selain CV, public speaking juga sangat perlu dalam membentuk personal branding. Putri Amalia sebagai pemateri kedua menyampaikan hal itu.

Sesi Penyampaian Materi Kedua oleh Putri Amalia S, S T (Foto: Tangkapan Layar Zoom Webinar MRI)

Sebagian orang mengaku lemah dalam public speaking lantaran kurangnya rasa percaya diri. Di sisi lain, tidak sedikit pula yang mengaitkan lemahnya kemampuan public speaking dengan kepribadian. Padahal, kata Putri, keduanya sama sekali tidak berkaitan.

“Banyak kok yang mengaku introvert tetapi mereka bisa punya kemampuan public speaking yang bagus dan bahkan bisa membuat orang lain terkesan,” ucapnya.

“Jadi, ini bukan masalah kita mengotak-ngotakkan kepribadian, tetapi bagaimana cara kita mampu dan berani menyampaikan gagasan kita di depan umum,” imbuh Putri.

Lebih lanjut, Putri menyampaikan bahwa dengan memiliki kemampuan public speaking yang baik, seseorang dapat mengekspresikan ide dan gagasannya. Sehingga, bisa diterima serta berdampak luas bagi sekitar.

“Misal nih, kita punya ide atau gagasan. Bagaimana orang lain mengetahui ide itu jika kita nggak menyampaikannya? Nah, itulah fungsi public speaking, di mana kita bisa menyampaikan ide kita sehingga bisa diterima,” ucapnya.

Pada akhir, Putri memberikan beberapa tips untuk membantu meningkatkan rasa percaya diri dalam public speaking. Ia membagikan tips untuk kenali kekuatan diri, atur target yang realistis, berlatih berkata ‘tidak’ pada permintaan yang tidak rasional, serta tetap tenang dan berpikir logis ketika emosi sedang memuncak. (*)

Penulis: Yulia Rohmawati

Editor: Binti Q. Masruroh