Universitas Airlangga Official Website

Webinar MSC Dorong Daya Saing Lewat Berpikir Kreatif dalam Berbisnis

Pembukaan Webinar oleh master of ceremony (11/10/2025)
Pembukaan Webinar oleh master of ceremony (11/10/2025) (Foto: Tangkapan layar Zoom Meeting)

UNAIR NEWS – Himpunan Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) gelar webinar Management Startup Challenge (MSC) yang merupakan salah satu bagian dari beberapa rangkaian acara MSC. Acara ini terlaksana pada Sabtu (11/10/2025) melalui media daring Zoom Meeting.

Bertujuan untuk memberikan wawasan dunia startup, webinar tersebut bertajuk Building Future Ready Startups Through Innovation and Creativity. CEO dari startup bernama Fun Treatment, Rafifah Auria Hidayat SM hadir sebagai pemateri untuk memberikan wawasan mendalam sekaligus berbagi pengalaman praktisnya.

Auri, sapaannya, menjelaskan bahwa persaingan di dunia yang serba mudah dalam akses informasi saat ini memaksa para pelaku bisnis untuk menjaga keunggulan kompetitif, karena hal tersebut dapat menjadikan bisnis tetap bersaing. Salah satu hal utama dalam meraih keunggulan kompetitif adalah melalui kreativitas yang tentunya didukung oleh inovasi.

Penyampaian materi oleh narasumber (11/10/2025)
Penyampaian materi oleh narasumber (11/10/2025) (Foto: Tangkapan layar Zoom Meeting)

“Setiap orang diharuskan memang punya yang namanya jiwa kreativitas, dan itu adalah aset yang paling penting dari diri kita sendiri. Karena apa? Kreativitas itu bisa membuka peluang baru, juga bisa jadi pembeda di tengah persaingan dan bisa mengubah ide jadi solusi nyata,” tuturnya.

Selanjutnya, entrepreneur sekaligus alumnus UNAIR tersebut membagikan tips berpikir kreatif dalam dunia bisnis. Setidaknya ada tiga hal. Pertama, curiosity, penasaran terhadap banyak hal dapat mengantarkan pada banyak peluang besar. Rasa penasaran dimulai dengan pertanyaan ‘kenapa’ yang akan mengarahkan pada critical thinking yang mengasah otak dalam menciptakan ide-ide baru. 

Kedua, connection, yang menjadi penghubung antar ide. “Nggak cuma ide baru saja yang kita eksekusi, tapi kita harus evaluasi ide lama ini kaya gimana. Dan dari ide lama dan ide baru tersebut bisa menghasilkan ide yang mungkin bisa sangat-sangat powerful untuk bisnis kita. Di mana kita menggabungkan hal-hal yang nggak biasa, dan akhirnya ini bisa jadi USP (Unique Selling Proposition) produk kita,” jelasnya.

Ketiga, courage, mengharuskan keberanian dalam eksekusi. “Kita kalau punya ide, tapi kalau misalnya kita nggak berani mencoba, itu artinya yaudah, kita nggak bakal bisa tahu itu bakal berhasil atau nggak, karena kalian nggak berani mencoba. The most important thing is you have to be brave for action,” pungkasnya.

Cara paling realistis dalam keberhasilan ide adalah mencoba. Kegagalan merupakan sebuah kemungkinan, namun keberhasilan akan datang dari pembelajaran. Dengan berani mencoba, ide akan lebih mudah untuk dievaluasi melalui inovasi kreatif. Dengan demikian, penerapan ide akan terus berkembang lebih baik karena adanya kemauan dalam perbaikan yang relevan.

Penulis: Uswatun Khasanah 

Editor: Yulia Rohmawati