UNAIR NEWS – Program Jagawana kembali hadir sebagai wujud nyata pengabdian Kementerian Lingkungan Hidup BEM Universitas Airlangga (UNAIR) terhadap masyarakat dan lingkungan. Jagawana 4.0 ini memilih Desa Dilem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto sebagai lokasi kegiatan. Jagawana 4.0 berfokus pada lima pilar penting pembangunan berkelanjutan. Di antaranya pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan. Jagawana 4.0 juga menggandeng beberapa pihak terkait dalam upaya penyuksesannya.
Inovasi Sosial-Lingkungan
Salah satu daya tarik utama Jagawana 4.0 adalah inovasi yang dibawakan. Tahun ini, program menghadirkan pembuatan Rocket Stove, ‘alat masak’ ramah lingkungan yang mampu mengurangi asap pembakaran secara signifikan. Selain itu, tim Jagawana juga memperkenalkan Biopori sebagai solusi sederhana, tetapi diharapkan efektif meningkatkan resapan air serta mengurangi genangan. Bersama pengelola Pendakian Bukit Semar dan karang taruna setempat, mereka memasang dua plang yang diletakkan pada puncak dan salah satu tanjakan di Bukit Semar.

Tidak berhenti di lingkungan, Jagawana 4.0 juga membawa berbagai program sosial lain, seperti cek kesehatan gratis, penyaluran dan penanaman bibit tanaman, pengajaran mata pelajaran umum dan Al-Qur’an, penampilan tarian daerah, hingga talkshow seputar ekonomi. Para UMKM pun memiliki ruang untuk menampilkan produk unggulan mereka, membuka peluang pasar yang lebih luas.
Antusiasme Warga
Sambutan warga Desa Dilem menjadi salah satu cerita paling menggembirakan dari perjalanan Jagawana 4.0. Anak-anak, remaja, hingga para lansia terlibat dalam berbagai kegiatan yang disediakan. Banyak warga mengaku bahwa kehadiran mahasiswa memberikan suasana baru yang penuh energi positif di desa mereka. Salah satu warga mengaku kehadiran para mahasiswa dapat membangkitkan gairah sosial di desa tersebut. Antusiasme itu juga terlihat dari keterlibatan warga dalam proyek lingkungan maupun kegiatan sosial lainnya.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Jagawana 4.0 harapannya dapat meninggalkan jejak manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Dilem. Dari sisi kesehatan, warga lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Di bidang pendidikan, semangat belajar adik-adik dalam menuntut ilmu selalu tertanam di dalam diri. Di ranah ekonomi, UMKM desa mendapat dorongan untuk terus berkembang. Sementara itu, kesadaran terhadap lingkungan turut meningkat melalui adanya Rocket Stove, biopori, dan penanaman bibit tanaman. Aspek sosial budaya pun tidak luput dari perhatian melalui penampilan seni yang memperkuat identitas.
Program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menghadirkan perubahan yang relevan, tepat guna, dan berkelanjutan. Jagawana 4.0 bukan sekadar kegiatan pengabdian, tetapi sebuah gerakan yang menumbuhkan harapan, membangun kesadaran, dan menghidupkan kembali semangat desa untuk terus maju dan berkembang.
Penulis: Tim Jagawana
Editor: Yulia Rohmawati





