Mahasiswa Universitas Airlangga melalui program Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 melaksanakan program kerja pembangunan Sistem Pembakaran Ramah Lingkungan (Si-BaRa) di Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu masyarakat mengatasi permasalahan pengelolaan sampah. Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kondisi lingkungan desa, dimana masih banyak ditemukan praktik pembakaran sampah secara terbuka dan pembuangan sampah ke sungai yang berpotensi pencemaran lingkungan serta membahayakan kesehatan masyarakat.
Program Si-BaRa mendukung beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDGs 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan mengurangi paparan asap berbahaya dari pembakaran sampah terbuka, SDGs 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang layak di tingkat desa, serta SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim dengan menekan pencemaran udara akibat pengelolaan sampah yang tidak terkontrol.
Si-BaRa dirancang sebagai sistem pembakaran sampah yang lebih aman dan ramah lingkungan dengan menghasilkan asap yang lebih minim dibandingkan pembakaran terbuka. Pembangunan dilakukan secara bertahap, dimulai dari proses pengecoran lantai dasar, pembangunan pondasi, hingga pembuatan ruang pembakaran dan cerobong asap. Seluruh proses pembangunan melibatkan partisipasi aktif masyarakat serta mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah desa, sehingga tercipta kolaborasi yang baik antara mahasiswa dan warga setempat.
Selain fokus pada pembangunan fisik, mahasiswa BBK 7 juga melakukan pengujian awal terhadap sistem pembakaran Si-BaRa untuk memastikan alat dapat berfungsi dengan baik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas proses pembakaran serta memastikan asap yang dihasilkan lebih minim dibandingkan pembakaran sampah secara terbuka. Hasil dari pengujian tersebut kemudian dijadikan bahan evaluasi untuk dilakukan penyempurnaan pada beberapa bagian bangunan, sehingga Si-BaRa dapat digunakan secara aman dan optimal oleh masyarakat Desa Kesimantengah.
Melalui kegiatan peresmian Si-BaRa yang dilaksanakan pada tanggal 28 Januari 2026 di Balai Desa Kesimantengah, kepala desa dan masyarakat Desa Kesimantengah menunjukkan apresiasi dengan adanya program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa BBK 7 karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Keberadaan Si-BaRa diharapkan dapat menjadi solusi alternatif dalam pengelolaan sampah di Desa Kesimantengah. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan tidak lagi melakukan pembakaran sampah secara terbuka maupun membuang sampah ke sungai. Melalui program ini, mahasiswa BBK 7 berharap Si-BaRa dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Penulis: Mahasiswa BBK 7 Desa Kesimantengah, Pacet





