Universitas Airlangga Official Website

Gejala Gangguan Keseimbangan sebagai Tanda Awal Kasus Tumor Kelenjar Pineal pada Anak

Foto oleh kesaksian.org

Kelenjar pineal adalah kelenjar dalam otak yang berfungsi menghasilkan beberapa hormon penting bagi manusia. Meskipun ukurannya kecil dan jauh di dalam bagian otak, bila terjadi gangguan pada kelenjar ini akan mempengaruhi berbagai fungsi hormon. Hormon yang utama dikeluarkan kelenjar ini adalah hormon melatonin yang mengatur irama tubuh kita, termasuk waktu bangun dan tidur.

Pada laporan kasus kali ini menceritakan seorang anak laki-laki usia 14 tahun yang datang dengan keluhan sulit berdiri tegak dan merasa pusing berputar sejak satu tahun yang lalu. Keluhan disertai rasa mual dan muntah. Pasien juga menjadi mudah tertidur sepanjang hari. Ketika dilakukan pemeriksaan MRI kepala ditemukan adanya tumor di kelenjar pineal dan menyebabkan hidrosefalus. Menurut teori tumor pineal jarang menyebabkan keluhan gangguan keseimbangan. Keluhan yang tersering adalah gangguan tidur. Keluhan gangguan keseimbangan pada pasien ini disebabkan karena gangguan gerak bola mata. Pasien menjadi juling, bila melihat sesuatu menjadi ganda. Pasien juga mengalami kesulitan untuk melirik ke atas. Hal ini sesuai dengan teori, bahwa tumor pineal bisa menyebabkan Parinaud’s syndrome. Sebuah sindroma dengan keluhan pada gerak bola mata dan respon pada cahaya.

Fungsi cerebellum pada pasien ini normal. Keluhan pasien membaik setelah dilakukan tindakan pemasangan selang untuk mengeluarkan cairan hidrosefalusnya. Melalui laporan kasus ini, maka perlu menjadi kewaspadaan bagi para orang tua dan klinisi, bila ditemukan kasus pusing berputar dengan keluhan pada gerak bola mata (mata juling) dan gangguan tidur, merupakan gejala awal dari tumor pineal (pinealoma).

Penulis: Wardah Rahmatul Islamiyah

Link:  https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/35789558/