Universitas Airlangga Official Website

HLA-B 15:13 Positif pada Pasien Indonesia dengan SJS/TEN yang Diinduksi Fenitoin

Sindrom Steven-Johnson (SJS) dan Nekrolisis Epidermal Toksik (TEN) adalah bentuk reaksi hipersensitivitas tertunda yang parah dengan mekanisme imunologi yang mendasari yang melibatkan interaksi antara HLA dan molekul obat. Seorang laki-laki Jawa-Indonesia berusia 35 tahun, dengan riwayat kejang, gejala kulit mengelupas, erosi mukosa, dan sekret mata bernanah. Dia secara klinis didiagnosis menderita SJS/TEN yang tumpang tindih, dan fenitoin dan asam valproat menjadi obat yang dicurigai. Sayangnya, kejangnya kambuh lagi dan obat antiepilepsi alternatif sangat dibutuhkan.

Pengetikan HLA kemudian dilakukan, menunjukkan adanya HLA-B*15:13, yang telah terbukti berkorelasi dengan efek samping fenitoin pada penelitian sebelumnya. Oleh karena itu, fenitoin dihentikan total dan dia hanya meresepkan monoterapi asam valproat. Mengingat tingginya prevalensi dan umum penggunaan fenitoin dalam praktik klinis, evaluasi HLA sebelum peresepan fenitoin di Indonesia penting dilakukan. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk memberikan lebih banyak bukti mengenai peran HLA-B*15:13 pada reaksi hipersensitivitas berat yang diinduksi fenitoin di Indonesia.

Penulis: , Putu Devi Oktapiani Putri, Afif Nurul Hidayati, Betty Agustina Tambunan, Andrea Hertanto

Berikut judul dan link artikel:

Judul:  HLA-B 15:13 Positive in an Indonesian Patient with PhenytoinInduced SJS/TEN

Link: https://medic.upm.edu.my/upload/dokumen/2023011614504946_MJMHS_0485.pdf