Salah satu permasalahan yang banyak terjadi dalam manajemen ODHA (Orang dengan HIV-AIDs) adalah kepatuhan dalam menjalankan pengobatan ART (Antiretroviral Therapy). Hanya sebagian kecil dari ODHA yang patuh terhadap terapi ART. Ketidakpatuhan ODHA terhadap pengobatan dapat terpicu karena rendahnya efikasi diri, keputusasaan, dan stigma yang penderita terima dari masyarakat. Ketidakpatuhan ODHA terhadap pengobatan dapat memicu penurunan CD4 dan peningkatan risiko infeksi oportunistik dan viral load. Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs. (Hons) dkk melakukan penelitian yang mengkaji hubungan antara kepatuhan ODHA terhadap pengobatan ART dengan nilai CD4, viral load dan infeksi oportunistik.
Peneliti melakukan penelitian di RS Dr. Soetomo Surabaya pada 375 ODHA yang menggunakan ART selama kurang lebih enam bulan. Proses pengumpulan data peneliti lakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pasien dan melakukan pemeriksaan laboratorium berupa CD4 dan viral load. Kuesioner yang pasien isi adalah terkait dengan data demografi dan kepatuhan pengobatan. Data yang terkumpul kemudian peneliti analisis dengan uji statistik. Penelitian ini sudah mendapatkan keterangan laik etik dari Komisi Etik RS Dr. Soetomo Surabaya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan ART dengan infeksi oportunistik pada pasien HIV-AIDS. Pasien yang patuh terhadap pengobatan terapi ART tidak menunjukkan adanya gejala infeksi oportunistik. Demikian juga penilaian kepatuhan terhadap CD4 dan viral load, pasien yang patuh menjalankan pengobatan memiliki kadar CD4 lebih baik dan mampu untuk menekan viral load di dalam tubuh. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam manajemen pasien karena pasien perlu untuk bisa patuh terhadap pengobatan yang sedang mereka jalani. Perlu ada kerjasama dari berbagai unsur baik tenaga kesehatan, keluarga maupun lingkungan sosial untuk mendukung pengobatan pasien.
Artikel ini merujuk pada penelitian dengan judul “Adherence to antiretroviral therapy, CD4 count, viral load and opportunistic infections in people with HIV/AIDS: a cross-sectional study”
Penulis: Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons)
BACA JUGA: Keterampilan Berperilaku Sosial dan Personal Pengobatan ODHA





