Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efek perlindungan kacamata anti UV-B dan lensa kontak terhadap ekspresi biomarker apoptosis pada sel epitel lensa mencit yang menerima radiasi UV-B.
Penelitian laboratorium eksperimental sejati dilakukan pada tikus Rattus norvegicus jantan yang dibagi menjadi empat kelompok dan dienukleasi 3 hari setelah paparan UV-B. Pengukuran ekspresi Bcl-2 dan Bax dilakukan dengan analisis imunohistokimia. Demikian pula analisis statistik dilakukan dengan menggunakan SPSS 25. Hasil uji beda nyata Bax menunjukkan bahwa P1 (paparan tanpa pelindung) berbeda nyata dengan kelompok kontrol (p=0,003). Sedangkan P2 (pelindung kacamata anti UV-B) dan P3 (pelindung lensa kontak anti UV-B) tidak berbeda signifikan dengan kelompok kontrol (p=0.206; p=0.904).
P1 berbeda nyata dengan kelompok kontrol (p=0.007) menurut hasil uji beda nyata Bcl-2. Namun P2 dan P3 tidak berbeda jauh dengan kelompok kontrol (p=0.997; p=1.000). Kelompok P1 berbeda nyata dengan P2 dan P3 (p=0,011; p=1,008). Kelompok P2 tidak berbeda nyata dengan kelompok P3 (p=0,999). membandingkan kelompok P1 dengan kelompok kontrol, uji beda nyata Bax/Bcl-2 menunjukkan adanya perbedaan yang cukup besar. Sedangkan kelompok P2 dan P3 tidak berbeda nyata dengan kelompok kontrol.
Radiasi UV-B sangat mempengaruhi ekspresi Bax, Bcl-2, dan rasio Bax/Bcl-2. Serta dapat digunakan sebagai biomarker untuk mengukur efek proteksi radiasi UV-B. Kacamata anti-UV-B dan lensa kontak menunjukkan perlindungan serupa dengan epitel lensa dari paparan radiasi UV-B.
Penulis: Indri Wahyuni, dr., Sp.M.
Link jurnal: https://jmpcr.samipubco.com/article_193251.html
https://doi.org/10.48309/jmpcr.2024.441731.1120
Baca juga: Biokompatibilitas Cangkang Kepiting yang Disterilkan oleh Sinar Ultraviolet





