Universitas Airlangga Official Website

Kasus Pneumonia pada Balita di Kabupaten Sidoarjo

Kasus Pneumonia pada Balita Berdasarkan ASI Eksklusif, Gizi Buruk, dan Kepadatan Penduduk
Sumber: Klik Dokter

Menurut World Health Organization (WHO) pneumonia adalah infeksi akut pada saluran pernapasan yang biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri. Kondisi ini bisa berkisar dari penyakit ringan hingga mengancam jiwa pada orang-orang dari berbagai usia, namun menjadi penyebab utama kematian akibat infeksi pada anak-anak di seluruh dunia. Pada tahun 2017, WHO menyatakan bahwa pneumonia menyebabkan 15% dari total kematian anak di bawah usia 5 tahun. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur tahun 2022, Kabupaten Sidoarjo memiliki angka kejadian pneumonia pada balita tertinggi di Jawa Timur.

Beberapa sumber menyatakan bahwa penyebab dari pneumonia adalah status gizi dan status ASI Eksklusif serta kepadatan penduduk. Tim peneliti tertarik untuk melakukan pemetaan kasus pnemunia balita dengan status gizi dan ASI Eksklusif serta kepadatan penduduk di kabupaten Sidoarjo.  Kami memanfaatkan data dari Profil Kesehatan Kabupaten Sidoarjo tahun 2019, 2020, dan 2021. Unit analisis dalam penelitian ini mencakup semua 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Pemanfaatan pemetaan dalam bidang kesehatan ini dapat digunakan untuk menganalisis kesenjangan dalam permasalahan kesehatan, termasuk masalah pneumonia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Waru, Sidoarjo rentan terhadap kejadian pneumonia pada balita. Selama tiga tahun terakhir, Kecamatan Waru secara konsisten memiliki prevalensi kasus pneumonia yang tinggi, disertai dengan faktor risiko tinggi seperti cakupan ASI eksklusif yang rendah, kejadian balita gizi buruk yang tinggi, dan kepadatan penduduk yang tinggi. Oleh karena itu, perlu dilakukan intervensi program ASI eksklusif dan nutrisi yang seimbang bagi balita dengan mempertimbangkan wilayah-wilayah yang mempunyai kasus pnemunia yang tinggi.

Penulis: Wigunawanti, Rezandra Anggita, Erni Astutik, and Rukhsana Khan

Link: https://e-journal.unair.ac.id/IJPH/article/view/43837

Baca juga: Tatalaksana Pasien Pneumonia Covid-19 dengan Obesitas yang Mengalami Desaturasi