Universitas Airlangga Official Website

Dinamika Ujaran Kebencian di Media Sosial

Dinamika Ujaran Kebencian di Media Sosial
Sumber: Rolling Stone

Media sosial menyediakan platform bagi orang-orang untuk terhubung, berkomunikasi, dan berbagi pendapat, serta telah menjadi alat yang ampuh bagi kebebasan berekspresi dan kebebasan berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran media sosial dalam memicu pikiran dan tindakan kebencian di kalangan pemuda, dan akhirnya mengarahkan mereka ke arah ujaran kebencian.

Metode campuran diadopsi untuk mencapai tujuan, di mana survei (kuantitatif) dan diskusi kelompok fokus (kualitatif) dilakukan. Para mahasiswa yang berpartisipasi berasal dari berbagai universitas, kampus, dan sekolah berbasis agama di Indonesia. Mereka direkrut melalui sumber daring dan luring, tempat mereka menunjukkan minat untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Peserta berusia 19–30 tahun. Data dianalisis dengan menggunakan narasi, tematik (berdasarkan tema), dan analisis univariat.

Dalam penelitian ini, tiga atribut ujaran kebencian diselidiki, seperti bentuk ekspresi, diskriminasi, dan faktor identitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prevalensi ujaran kebencian di kalangan remaja di Indonesia terkait dengan afiliasi mereka terhadap ideologi politik, identitas, kebangsaan, dan etnis.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji prevalensi dan sifat ujaran kebencian di kalangan remaja di Indonesia, mengidentifikasi faktor dan alasan untuk terlibat dalam ujaran kebencian, dan menilai dampak potensial dari ujaran kebencian. Penelitian ini berupaya menganalisis peran media sosial dalam membentuk pola pikir remaja terhadap ujaran kebencian, yang pada akhirnya mengarah pada kenakalan remaja.

By: Dr Muhammad Saud BS., MS

Link: https://www.emerald.com/insight/content/doi/10.1108/GKMC-11-2023-0464/full/html

Baca juga: Manfaat Detoks Media Sosial untuk Kesehatan Mental