Malnutrisi merupakan masalah kesehatan global yang masih sering dijumpai. Malnutrisi merupakan kondisi yang berhubungan dengan status gizi seseorang. Kondisi ini berhubungan dengan asupan nutrisi yang tidak sesuai dengan kebutuhan harian baik kurang atau lebih. Nutrisi yang tidak sesuai termasuk asupan makronutrien maupun mikronutrien. Asupan makronutrien adalah gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah besar meliputi protein, karbohidrat, dan lemak. Sedangkan mikronutrien merupakan gizi yang dibutuhkan dengan jumlah lebih sedikit, meliputi vitamin dan mineral. Keadaan malnutrisi dapat menyebabkan kerusakan jaringan usus kecil melalui stress oksidatif. Proses tersebut dapat mengganggu status kesehatan seseorang terutama pada kondisi malnutrisi tingkat parah. Selain kerusakan jaringan usus kecil, keadaan malnutrisi dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme usus sehingga mudah terserang bakteri. Dalam hal ini protein merupakan zat makanan penting dalam tubuh yang dibutuhkan dalam jumlah besar dan berfungsi untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Albumin merupakan zat pendukung sintesis protein dalam membantu perbaikan jaringan yang dihasilkan oleh hati.
Ekstrak Channa Striata memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan jenis ikan lainnya. Willy Sandhika dan kawan-kawan telah membuktikan bahwa pemberian ekstrak Channa Striata dapat membantu memperbaiki kerusakan usus pada tikus malnutrisi. Pada penelitian ini tikus diberikan makanan dengan ekstrak Channa Striata selama 5 hari setelah 10 hari diberikan makanan rendah protein dan sekelompok tikus diberikan makanan rendah protein saja. Kelompok tikus yang diberikan ekstrak terbukti memiliki vili usus lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok lain. Tinggi vili usus bergantung dengan makanan yang masuk dalam tubuh. Vili usus memiliki peran penting dalam penyerapan nutrisi, permukaan vili usus yang luas menggambarkan penyerapan nutrisi yang efisien. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Channa Striata mendukung penyembuhan vili usus. Â
Selain tinggi vili, dalam penelitian tersebut melakukan penilaian keseimbangan mikroorganisme pada usus yang dilakukan dengan memeriksa jumlah sel goblet. Sel goblet memiliki fungsi untuk melindungi permukaan usus terhadap bakteri atau patogen, serta membatasi pergerakan atau perlekatan patogen. Pada kelompok tikus yang diberi ekstrak Channa Striata terbukti memiliki jumlah sel goblet terbanyak dibandingkan kelompok lainnya. Mekanisme sel goblet yaitu menghasilkan lapisan lendir yang mencegah perkembangbiakan patogen dengan cara membentuk mikroorganisme baik pada usus. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Channa Striata dapat membantu proses regenerasi sel goblet untuk mencegah perkembangbiakan patogen, yang dapat menyebabkan peradangan pada usus.
Tingkat peradangan atau kerusakan usus dilakukan dengan cara memeriksa ekspresi mediator radang yaitu necrosis factor alfa (TNF-α). Kelompok tikus yang diberi ekstrak terbukti memiliki hasil lebih tinggi dibandingkan kelompok lain. Penelitian ini menunjukkan pemberian ekstrak Channa dapat membantu memperbaiki kerusakan usus dengan cara menghambat pembentukan TNF-α sebagai sitokin proinflamasi. Pemberian albumin dan protein dapat membantu penyembuhan malnutrisi dan mendukung perbaikan vili usus. Namun, status gizi secara keseluruhan termasuk asupan kalori, keseimbangan makronutrien, dan kecukupan mikronutrien menjadi hal penting dalam pemulihan saluran pencernaan dan mendorong pemulihan vili. Secara keseluruhan membuktikan bahwa pemberian ekstrak Channa Striata dapat memperbaiki peradangan dan memperbaiki kerusakan vili usus pada akibat malnutrisi.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak ikan gabus pada tikus yang mengalami malnutrisi dapat memperbaiki mukosa usus halus tikus serta menurunkan derajad keradangan pada mukosa tikus. Temuan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk mengatasi kerusakan mukosa usus pada manusia yang mengalami malnutrisi.
Artikel ilmiah popular ini diambil dari artikel jurnal dengan judul Administration of Channa Striata Extract Restore Intestinal Damage of Intestinal Villi and Decrease TNF-a Expression in Small Intestine of Malnutrition Mice Model, penulis Willy Sandhika, Rofiatu Sholihah, Nosa Ika Cahyariza dan Hartono Kahar, yang telah terbit pada Research Journal of Pharmacy and Technology volume 17 nomer 10 yang terbit pada tanggal 7 Februari 2025.
Penulis: Dr. Willy Sandhika, dr., Sp.PA(K)., M.Si.
Link artikel jurnal: https://www.rjptonline.org/AbstractView.aspx?PID=2024-17-10-28
Baca juga: Himpunan Pembeda Sentral pada Graf Hasil Operasi Korona Sisi





