Universitas Airlangga Official Website

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan Makan pada Remaja Indonesia di Sekolah Berasrama

Sumber: Pondok Pesantren Assyifa Sagalaherang
Sumber: Pondok Pesantren Assyifa Sagalaherang


Gangguan makan (GM) merupakan masalah global yang signifikan di kalangan remaja, termasuk mereka yang berada di lingkungan sekolah berasrama. Namun, populasi ini masih kurang diteliti. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan makan pada siswa sekolah berasrama di Indonesia


Dengan pendekatan potong lintang, sebanyak 1.400 remaja dipilih melalui teknik purposive sampling. Studi ini meneliti faktor-faktor seperti indeks massa tubuh (IMT), citra tubuh, suasana hati, kesepian, dan pengalaman penurunan berat badan menggunakan kombinasi kuesioner yang telah dimodifikasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik dalam SPSS versi 21 dengan tingkat signifikansi 0,05.

Empat faktor ditemukan secara signifikan memengaruhi risiko gangguan makan. IMT yang lebih rendah (berat badan kurang atau normal) menurunkan risiko (OR=0,2 dan 0,3; CI: 0,140–0,360 dan 0,231–0,524). Dorongan yang lebih rendah untuk menjadi kurus juga menurunkan kemungkinan GM (OR=0,49; CI: 0,347–0,713). Tingkat perilaku makan yang berorientasi pada otot yang lebih rendah turut mengurangi risiko GM (OR=0,39; CI: 0,273–0,573). Sebaliknya, pengalaman penurunan berat badan yang tidak sehat secara signifikan meningkatkan risiko GM (OR=8,9; CI: 6,728–11,827).

Temuan ini menyoroti kompleksitas faktor-faktor yang berkontribusi terhadap risiko gangguan makan, serta menekankan pentingnya intervensi yang ditargetkan untuk mengatasi masalah citra tubuh, praktik nutrisi, dan pengalaman penurunan berat badan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan siswa di sekolah berasrama. Diperlukan implementasi program pendidikan kesehatan terstruktur yang menekankan pada gizi seimbang, citra tubuh positif, dan manajemen berat badan yang sehat. Perawat dan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam pengembangan dan pelaksanaan program tersebut.

Penulis: Ferry Efendi, Meng-Che Tsai, Rifky Octavia Pradipta, dan Fitri Kurnia Rahayu