Universitas Airlangga Official Website

UNAIR Jadi Tuan Rumah Pekan Budaya India 2018

SALAH seorang menapilkan tarian India dalam Pertunjukan Budaya Bollywood pada Jum’at malam (7/9) di Gedung Manajemen, Lantai 1, Kampus C, UNAIR. (Foto: Feri Fenoria Rifa’i)
SALAH seorang menapilkan tarian India dalam Pertunjukan Budaya Bollywood pada Jum’at malam (7/9) di Gedung Manajemen, Lantai 1, Kampus C, UNAIR. (Foto: Feri Fenoria Rifa’i)

UNAIR NEWS – Duta Besar India Pradeep Kumar Rawat dan jajaran pimpinan di lingkungan Universitas Airlangga hadir dalam pembukaan Pekan Budaya India 2018 (India Culture Week) pada Jumat (7/9). Pergelaran itu merupakan suatu kehormatan besar bagi UNAIR yang ditunjuk untuk menjadi tuan rumah Pekan Budaya India 2018.

Sekaligus, agenda tersebut menjadi bagian dari kegiatan Dies Natalis Ke-64 UNAIR. Tepatnya yang tergabung dalam agenda Airlangga Global Day. Airlangga Global Day tahun ini melibatkan Kedutaan Besar India untuk menyelenggarakan Pekan Budaya India.

Hal itu diperkuat dengan pernyataan Margaretha, S.Psi., P.G.Dip. Psych., M.Sc., selaku pihak Airlangga Global Engagement (AGE). AGE merupakan jembatan bagi institusi internasional dan domestik untuk menjalin kerja sama dengan Universitas Airlanggga.

”UNAIR saat ini sedang merayakan dies natalis ke-64 yang dimulai pada September. Dan, akan memiliki banyak kegiatan yang berpuncak pada tanggal 10 November,” sebutnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga Prof. Moh. Nasih dalam sambutan pembukaannya pada Jum’at malam menyampaikan, Pekan Budaya India di Surabaya adalah contoh kolaborasi yang berhasil antara Universitas Airlangga, Dewan Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, dan Kedutaan Besar India. Kolaborasi seni dan budaya yang luar biasa itu diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan India.

”India telah menjadi salah satu negara dengan keunggulan akademik. Karena itu, Universitas Airlangga berencana mengembangkan kerja sama pendidikan dan budaya melalui Kedutaan Besar India,” ujarnya.

”Khususnya ditujukan sebagai cara untuk mempromosikan lebih banyak kolaborasi akademik untuk mencapai keunggulan akademik, baik untuk Indonesia maupun India,” imbuhnya.

Menambahkan pernyataan rektor, Duta Besar India untuk Indonesia Pradeep mengungkapkan bahwa dirinya berharap akan adanya kesepakatan kolaborasi antara India dan Indonesia terutama dengan UNAIR. Khususnya bidang akademik perguruan tinggi, antar lintas program studi dan fakultas. Juga bidang yang lain.

”Terima kasih kepada seluruh pendukung kegiatan. Khususnya UNAIR,” ucapnya.

Selain itu, dalam acara pembukaan tersebut, turut hadir perwakilan Konsulat Jenderal Australia, perwakilan Konsulat Jenderal Selandia Baru, dan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Perlu diketahui, Pekan Budaya India akan diselenggarakan pada tanggal 7–21 September 2018.

Agenda itu terdiri atas beberapa kegiatan. Yakni, sesi Yoga pada 7 September 2018 pukul 06.30–07.30 di tepi Danau Kampus C UNAIR. Selanjutnya, digelar pentas budaya Indonesia, bazar makanan, serta perlombaan tradisional Indonesia oleh mahasiswa asing.

Mulai mengambil koin di pepaya hingga balap kelereng. Juga dibuka layanan informasi beasiswa pendidikan internasional di Hall gedung Rektorat UNAIR. Sesi berikutnya adalah Pertunjukan Budaya Bollywood pada 7 September 2018 pukul 19.00–21.00 di Gedung Manajemen, Lantai 1, Kampus C, UNAIR. Dan, yang terakhir Festival Film India dan Pameran Warisan Budaya Bersama India-Indonesia  pada 7–21 September 2018 di Perpustakaan Utama Kampus B, UNAIR. (*)

 

Penulis: Feri Fenoria Rifa’i