Universitas Airlangga Official Website

Interaksi BMP2 dan Osterix dalam Osteoblastogenesis: Sebuah Tinjauan Artikel

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Penyakit infeksi, neoplasma, kelainan bawaan, pencabutan gigi dan cedera fisik merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan hilangnya struktur tulang alveolar. Keseimbangan berbagai sitokin yang berperan dalam proses osteoblastogenesis sangat memengaruhi keberhasilan pengobatan untuk penyembuhan tulang. Tujuan dari tinjauan pustaka ini adalah untuk memahami jaringan berbagai sitokin yang memengaruhi proses osteoblastogenesis. Pencarian pada basis data MED LINE/PubMed menghasilkan penilaian literatur yang relevan untuk tinjauan pustaka ini. Banyak Osteoblastogenesis diatur oleh jalur pensinyalan, yang meliputi Protein Morfogenetik Tulang (BMP), TGF-β, interleukin dan IFN-γ. Faktor pertumbuhan multifungsi yang dikenal sebagai BMP merupakan anggota superfamili TGF-β dan telah dilaporkan dengan baik bahwa BMP-2 merupakan faktor penting untuk osteoblastogenesis. Diferensiasi osteoblas diinduksi oleh BMP-2, yang mengikat reseptor kinase serin/treonin tipe II dan membuka reseptor tipe I. Tindakan ini menghasilkan produksi kompleks R-Smads termasuk Smad1, 5 dan 8, yang kemudian diimpor ke dalam nukleus. Bersama dengan Smad4, kompleks Smads mengaktifkan RUNX2 yang mengakibatkan peningkatan ekspresi penanda osteoblastogenik. Dalam penelitian ini, kami meninjau hubungan antara BMP-2 dan osterix dalam proses osteoblastogenesis.

Artikel Review ini telah terbit pada Malaysian Journal of medicine and health Sciences (2024) 20(SUPP12)177-183. doi:10.47836/mjmhs.20.s12.25

Keywords: Bone healing, BMP2, RUNX2,Osteoblastogenesis, Human health

https://medic.upm.edu.my/upload/dokumen/2024123117071125-0189.pdf