UNAIR NEWS – Pepatah “Kejarlah ilmu sampai ke Negeri China” menjadi motivasi 21 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dalam mengikuti program Student Outbound di Instiute of Molecular Bioscience, Mahidol University, Thailand. Student outbound ini menjadi wujud implementasi SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengalaman belajar internasional, sekaligus memperkuat SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antar perguruan tinggi di Asia Tenggara.
Program ini berlangsung selama satu bulan penuh yaitu mulai 6 Juli 2026 hingga 3 Agustus 2026. Pada minggu pertama, kami mempelajari teknik dasar penelitian seperti kultur sel, ekstraksi DNA, gel electrophoresis, serta prosedur keselamatan laboratorium. Selanjutnya, kami tergabung dalam kelompok Cell Based Experimental Approaches di bawah bimbingan Phi Mayuree Rodrat, salah satu senior researcher di Mahidol University dengan spesialisasi di cellular physiology, CFTR chloride channels, and cystic fibrosis research.
Lakukan Penelitian
Penelitian kami menggunakan sel epitel bronkus dan intestinal yang dipaparkan cigarette smoke extract (CSE) untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap viabilitas sel serta ekspresi dan fungsi protein CFTR. Hasil MTT Assay menunjukkan bahwa paparan CSE 0,03% telah menurunkan viabilitas sel hingga di bawah 50%. Pemeriksaan menggunakan Ussing Chamber juga menunjukkan penurunan fungsi CFTR, sedangkan hasil Jess Western Blot belum dapat diinterpretasikan akibat kendala teknis.

Seluruh hasil penelitian dipresentasikan pada akhir program di hadapan peserta dan instruktur. Selain meningkatkan kemampuan riset dan komunikasi ilmiah, pengalaman ini juga melatih kemandirian, adaptasi, serta kerja sama dalam lingkungan internasional, sejalan dengan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten.
Melalui penelitian ini, kami secara aktif mendukung SDG 1 (No Poverty) dan SDG 3 (Good Health and Well-being) karena dalam prosesnya, peningkatan kapasitas peneliti muda juga diharapkan dapat berkontribusi pada pengurangan kesenjangan akses terhadap pendidikan . Program ini menjadi pengalaman berharga yang memotivasi kami untuk terus berperan aktif dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Penulis: Atthaya Elnorea Fausta, Kinandhiya Aisyareefa Zafna, Radyyan Nailah ahsana





