1. Latar Belakang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu nifas. Salah satu faktor psikologis yang berperan penting adalah breastfeeding self-efficacy (keyakinan ibu terhadap kemampuannya menyusui). Penulis mengkaji tiga faktor yang diduga memengaruhi self-efficacy, yaitu sikap, pengetahuan, dan dukungan sosial. (ResearchGate)
2. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara:
- sikap ibu terhadap menyusui,
- pengetahuan mengenai menyusui,
- dukungan sosial,
dengan tingkat breastfeeding self-efficacy pada ibu postpartum di Indonesia. (ResearchGate)
3. Metode Penelitian
- Desain: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional.
- Populasi: Ibu postpartum di Indonesia.
- Pengumpulan data: Menggunakan kuesioner terstandar untuk mengukur sikap, pengetahuan, dukungan sosial, dan breastfeeding self-efficacy.
- Analisis data: Analisis statistik untuk menguji hubungan antarvariabel. (Universitas Airlangga)
4. Variabel Penelitian
- Variabel independen:
- Sikap terhadap menyusui.
- Pengetahuan tentang menyusui.
- Dukungan sosial.
- Variabel dependen:
- Breastfeeding self-efficacy (kepercayaan diri ibu dalam menyusui). (Universitas Airlangga)
5. Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa:
- Sikap yang lebih positif berhubungan dengan tingkat breastfeeding self-efficacy yang lebih tinggi.
- Pengetahuan yang lebih baik mengenai menyusui juga berhubungan dengan meningkatnya self-efficacy.
- Dukungan sosial dari suami, keluarga, maupun tenaga kesehatan memiliki hubungan positif dengan self-efficacy ibu.
- Ketiga faktor tersebut secara bersama-sama berkontribusi terhadap peningkatan keyakinan ibu dalam memberikan ASI. (Universitas Airlangga)
6. Pembahasan
Peneliti menjelaskan bahwa ibu yang memiliki pengetahuan memadai dan sikap positif cenderung lebih siap menghadapi tantangan selama menyusui. Selain itu, dukungan sosial berfungsi sebagai sumber motivasi dan penguatan emosional sehingga meningkatkan rasa percaya diri ibu untuk mempertahankan pemberian ASI eksklusif. Hasil ini mendukung teori Self-Efficacy yang menyatakan bahwa keyakinan individu dipengaruhi oleh pengalaman, dukungan lingkungan, dan kondisi psikologis. (Universitas Airlangga)
7. Kesimpulan
Penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sikap, pengetahuan, dan dukungan sosial dengan breastfeeding self-efficacy pada ibu postpartum di Indonesia. Oleh karena itu, intervensi keperawatan dan kebidanan sebaiknya tidak hanya meningkatkan pengetahuan ibu, tetapi juga membangun sikap positif serta melibatkan keluarga dalam memberikan dukungan selama masa menyusui. (Universitas Airlangga)
Analisis Kritis
Kelebihan
- Mengangkat masalah kesehatan ibu dan anak yang relevan di Indonesia.
- Menggunakan konsep breastfeeding self-efficacy yang telah banyak didukung oleh penelitian sebelumnya.
- Hasil penelitian dapat menjadi dasar penyusunan program edukasi dan pendampingan ibu menyusui. (Universitas Airlangga)
Keterbatasan
- Desain cross-sectional hanya menunjukkan hubungan antarvariabel, bukan hubungan sebab-akibat.
- Penggunaan kuesioner self-report berpotensi menimbulkan bias respons.
- Generalisasi hasil bergantung pada karakteristik sampel penelitian. (ResearchGate)
Implikasi Penelitian
Penelitian ini memberikan implikasi bahwa tenaga kesehatan, khususnya perawat dan bidan, perlu:
- meningkatkan edukasi mengenai menyusui kepada ibu sejak masa kehamilan;
- membangun sikap positif terhadap pemberian ASI;
- melibatkan suami dan keluarga sebagai sumber dukungan sosial untuk meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif. (Universitas Airlangga)
Referensi
Safaah, N., Munir, M., Yunitasari, E., Prasetyo, B., Triharini, M., & Feriani, P. (2026). The Association between Attitude, knowledge, and Social Support and Breastfeeding Self-Efficacy in Postpartum Women in Indonesia. Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research, 31(3), 408-412. https://doi.org/10.4103/ijnmr.ijnmr_250_23
Penulis: Nurus Safaah, Miftahul Munir, Esti Yunitasari, Budi Prasetyo, Mira Triharini, dan Pipit Feriani.
Jurnal: Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research, Vol. 31 No. 3, 2026, hlm. 408–412. (Universitas Airlangga)


