Universitas Airlangga Official Website

Peserta International Exchange Jelajahi Budaya Otentik Osing Banyuwangi

Peserta Hosting International Exchange memainkan alat musik tradisional dan menari bersama masyarakat Osing di Desa Wisata Osing Kemiren, Banyuwangi, Minggu (13/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengenalan budaya Osing melalui pengalaman langsung bersama masyarakat setempat. (Foto: Zahwa Yasmina)
Peserta Hosting International Exchange memainkan alat musik tradisional dan menari bersama masyarakat Osing di Desa Wisata Osing Kemiren, Banyuwangi, Minggu (13/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengenalan budaya Osing melalui pengalaman langsung bersama masyarakat setempat. (Foto: Zahwa Yasmina)

UNAIR NEWS — Pertukaran budaya tidak hanya berlangsung melalui ruang diskusi dan pertemuan akademik. Sebanyak 33 peserta Hosting International Exchange 2026 mengenal Banyuwangi secara langsung dengan menjelajahi kekayaan budaya Osing di Desa Wisata Osing Kemiren dan Osing Deles, Minggu (13/9/2026), melalui pengalaman menikmati makanan, memainkan musik, hingga mengikuti tari tradisional. 

Menjelajahi Pasar dan Budaya Kemiren

Peserta mengawali kegiatan dengan mengunjungi kawasan pasar di Desa Wisata Osing Kemiren. Setiap mahasiswa asal Rumania mendapat uang Rp20.000 untuk membeli jajanan atau makanan sesuai pilihan mereka di pasar.

Peserta kemudian mencari berbagai jajanan tradisional yang tersedia di kawasan tersebut. Selain berburu jajanan, mahasiswa asal Rumania juga mendapat kesempatan memainkan gamelan bersama masyarakat setempat.

Aktivitas tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi langsung dengan kesenian dan masyarakat Osing. Andrea, salah satu peserta asal Romania, menyebut pertemuan dengan masyarakat dan keramahan mereka menjadi salah satu pengalaman yang berkesan.

“Menurut saya, bertemu dengan masyarakat dan merasakan keramahan mereka menjadi hal yang berkesan,” ujar Andrea.

Menyaksikan dan Mengikuti Tari Gandrung

Setelah mengunjungi Kemiren, peserta melanjutkan kegiatan di Osing Deles Banyuwangi Souvenir Center. Peserta menyaksikan Tari Gandrung sebelum mengikuti Paju Gandrung bersama para penari.

Peserta Hosting International Exchange berfoto bersama setelah mengikuti sesi pengenalan makanan tradisional Banyuwangi di Osing Deles, Banyuwangi, Minggu (13/9/2026). Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal beragam makanan tradisional dan bahan yang digunakan dalam pembuatannya. (Foto: Zahwa Yasmina)

Dalam Paju Gandrung, penari memberikan selendang kepada salah satu peserta sebagai tanda ajakan untuk menari. Peserta yang menerima selendang kemudian dapat memberikan selendang tersebut kepada peserta lain sehingga mereka dapat bergantian menari.

Kegiatan tersebut membuat pengenalan budaya berlangsung secara interaktif. Mahasiswa asal Rumania tidak hanya menyaksikan kesenian Banyuwangi, tetapi juga turut menari bersama para penari.

Mengenal Jajanan Tradisional Banyuwangi

Makanan yang dibeli peserta di pasar Kemiren kemudian menjadi bagian dari sesi pengenalan makanan tradisional bersama Wakil Dekan III FIKKIA Susy Katikana Sebayang SP MSc PhD di Osing Deles. Peserta mengenal sejumlah makanan tradisional, seperti kue cucur, ketupat, dan klepon, beserta bahan yang digunakan dalam pembuatannya.

Sesi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami makanan yang mereka temukan di pasar Kemiren. Salah satu peserta asal Romania mengungkapkan ketertarikannya terhadap makanan yang ditemui selama kegiatan.

“Dan makanannya juga, karena menurut saya cukup berbeda. Saya sangat menyukai makanan tradisional di sini, terutama kue cucur. Rasanya enak dan saya belum pernah mencoba makanan seperti ini sebelumnya,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta Hosting International Exchange mengenal budaya Osing melalui pengalaman langsung. Kegiatan tersebut mencakup kunjungan pasar Kemiren, memainkan gamelan, Tari Gandrung, Paju Gandrung, serta pengenalan jajanan tradisional Banyuwangi.

Penulis: Zahwa Yasmina Fajri

Editor: Ragil Kukuh Imanto