UNAIR NEWS – Kementerian Kesehatan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga (BEM UNAIR) Kabinet Cerita Loka menyelenggarakan Dentavision 2026 pada Sabtu (12/9/2026). Bertempat di GKB Kampus C UNAIR, kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian Sehati UNAIR 2026 yang mengangkat isu kesehatan mata, gigi, dan mulut.
Dentavision 2026 menghadirkan seminar kesehatan sebagai ruang edukasi bagi mahasiswa dan masyarakat umum. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata, gigi, dan mulut melalui penjelasan langsung dari tenaga profesional.
Menteri Kesehatan BEM Unair Nadhofah Adlin, berharap agar Sehati UNAIR bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan. Meskipun berfokus pada mahasiswa, kegiatan tersebut juga terbuka bagi masyarakat umum.
“Untuk Sehati UNAIR ini sendiri merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan. Memang harapannya untuk melakukan pengecekan kesehatan kepada mahasiswa terutama, tetapi dari kami juga terbuka sekali untuk masyarakat umum,” ujarnya.

Dorong Peserta Aktif Memahami Materi
Dalam kegiatan tersebut, Kementerian Kesehatan BEM UNAIR bekerja sama dengan Klinik Mata dr. Sjamsu dan Iggidental sebagai mitra. Kehadiran tenaga profesional tersebut memberikan pengetahuan yang relevan mengenai kesehatan mata, gigi, dan mulut serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Nadhofah turut mendorong peserta untuk tidak sekadar mengikuti seminar, tetapi juga memahami dan mencatat materi yang disampaikan. Peserta juga diberikan kesempatan memanfaatkan sesi tanya jawab untuk mendiskusikan berbagai permasalahan kesehatan.
“Jadi silahkan catat materinya, pahami, dan manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Serta nanti ada sesi tanya jawab yang bisa kalian manfaatkan untuk diskusi terkait dengan kesehatan matanya yang bermasalah atau mungkin kegiatan giginya,” jelasnya.
Selain seminar dan sesi diskusi, Dentavision 2026 juga menyediakan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi peserta. Pemeriksaan tersebut meliputi screening kesehatan mata, gigi, dan mulut. Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya kegiatan untuk mengajak mahasiswa dan masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatan.
Penulis: Ainnur Ayu Nanda Agustin
Editor: Khefti Al Mawalia





