UNAIR NEWS – Guna mendongkrak kesiapan kerja mahasiswa di era digital, Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR) menggandeng PT NoLimit Indonesia dan Perum LKBN ANTARA. Sinergi strategis ini memboyong beasiswa fasilitas teknologi bernilai fantastis, yakni lebih dari dua miliar rupiah, demi menunjang riset serta pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi civitas akademika.
Hilirisasi Inovasi Vokasi
Dekan Fakultas Vokasi UNAIR, Prof Dian Yulie Reindrawati, menjelaskan bahwa keterhubungan antara perguruan tinggi, dunia industri, dan media massa merupakan elemen kunci dalam mencetak lulusan yang siap kerja. Menurutnya, inovasi dari 20 program studi di lingkungan vokasi membutuhkan publikasi yang luas agar dampak keilmuannya dapat dirasakan langsung oleh publik.
“Kami sangat membutuhkan publikasi yang luas agar inovasi yang dihasilkan Fakultas Vokasi tidak hanya berhenti di jurnal, tetapi juga bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat,” terangnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kolaborasi riset yang melibatkan dosen dan mahasiswa harus terus didorong agar hasil penelitian dapat berkembang menjadi solusi nyata bagi kebutuhan industri. “Kami ingin ada keterkaitan yang nyata antara kami, industri, dan media untuk membantu memublikasikan inovasi sekaligus memperkuat citra lulusan agar siap diterima di dunia kerja,” lanjut Prof Dian.
Beasiswa AI Dua Miliar
Penguatan kualitas lulusan ini mendapat sambutan hangat dari Perum LKBN ANTARA dan PT NoLimit Indonesia. Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar, menegaskan bahwa institusi vokasi memiliki peran vital karena berbasis pada tindakan praktis dan kesiapan kerja.
“Kantor Berita ANTARA membutuhkan institusi vokasi karena memiliki basis pengetahuan dan tindakan untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja. Penting agar hasil inovasi vokasi dipublikasikan secara layak guna meningkatkan daya saing institusi,” ujar Benny.
Sejalan dengan hal tersebut, CEO PT NoLimit Indonesia, Aqsath Rasyid Naradhipa, menyalurkan bantuan beasiswa berupa 100 lisensi dasbor pemantauan media (media monitoring) berbasis big data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) secara gratis untuk diakses oleh mahasiswa.
“Beasiswa teknologi senilai lebih dari dua miliar rupiah ini kami berikan gratis agar mahasiswa langsung mempraktikkan big data dan AI. Akses perangkat nyata penting agar lulusan Vokasi UNAIR siap bersaing di dunia kerja,” tegas Aqsath.
Penulis: M Yasir Dharmawan Diniy
Editor: Khefti Al Mawalia
