Ilustrasi AIP (Artikel Ilmiah Populer) (Foto: UNAIR NEWS)

Pemanfaatan Lemna minor untuk Meningkatkan Kualitas Air pada Sistem Budidaya Ikan Resirkulasi

25 Views•2 minutes read

Pemanfaatan Lemna minor untuk Meningkatkan Kualitas Air pada Sistem Budidaya Ikan Resirkulasi

Meningkatnya intensifikasi budidaya ikan hias menuntut penerapan teknologi yang mampu menjaga kualitas air secara efisien dan ramah lingkungan. Salah satu inovasi yang berkembang adalah pemanfaatan Recirculating Aquaculture System (RAS) yang mampu mendaur ulang air sehingga mengurangi kebutuhan pergantian air secara terus-menerus. Namun, sistem ini tetap menghadapi tantangan berupa akumulasi limbah nitrogen dan fosfor yang berasal dari sisa pakan dan metabolisme ikan. Penelitian yang dilakukan pada budidaya ikan Sumatra barb (Puntius tetrazona) menunjukkan bahwa tanaman air duckweed (Lemna minor) dapat berfungsi sebagai biofilter alami yang efektif dalam menyerap nutrien tersebut. Melalui percobaan selama 40 hari dengan tingkat penutupan permukaan air sebesar 0%, 20%, 40%, dan 60%, diperoleh hasil bahwa penutupan 40% merupakan kondisi paling optimal karena mampu menurunkan konsentrasi fosfat, menjaga kestabilan kualitas air, serta menciptakan lingkungan budidaya yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan kontrol dengan sistem tanpa duckweed.

Perbaikan kualitas air tersebut berdampak langsung terhadap performa ikan. Pada perlakuan dengan tutupan duckweed sebesar 40%, ikan menunjukkan laju pertumbuhan spesifik dan efisiensi pemanfaatan pakan yang lebih tinggi, disertai kadar glukosa darah dan konsumsi oksigen yang lebih rendah sebagai indikator berkurangnya stres fisiologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan duckweed bukan hanya berfungsi sebagai penyaring alami, tetapi juga menjadi bagian dari konsep akuakultur berkelanjutan dan ekonomi sirkular, di mana limbah budidaya dimanfaatkan kembali sebagai sumber nutrien bagi tanaman. Dengan teknologi yang sederhana, murah, dan mudah diterapkan, penggunaan duckweed berpotensi menjadi solusi inovatif bagi pembudidaya ikan hias dalam meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan akuakultur.

Penulis: Azhar et al. (2026).

Detail tulisan ini dapat diakses pada: https://scholar.unair.ac.id/en/publications/optimizing-duckweed-lemna-minor-surface-coverage-as-a-biofilter-i/

Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top