Sesi foto bersama Seminar Nasional ANLF 2026 pada Jumat (16/10/2026) di Kampus Dharmawangsa-B UNAIR (Foto : istimewa).

Usung Tema Geopolitik Global, ALSA LC UNAIR Sukses Gelar National Legal Forum 2026

87 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – ALSA Local Chapter Universitas Airlangga (ALSA LC UNAIR) menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional ALSA National Legal Forum (ANLF) 2026 bertajuk Ketahanan Hukum Pasar Modal Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Geopolitik Global. 

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (16/10/2026) di Lantai 11 Gedung A.G. Pringgodigdo, Fakultas Hukum (FH), Kampus Dharmawangsa-B UNAIR. Rangkaian kegiatan terdiri dari workshop, kompetisi legal essay, serta seminar nasional yang menghadirkan pakar serta praktisi hukum terkemuka.

Hanum Rahmaniar Helmi SH MH menyampaikan sambutan pada kegiatan Seminar Nasion ANLF 2026 (Foto : istimewa).
Hanum Rahmaniar Helmi SH MH menyampaikan sambutan pada kegiatan Seminar Nasion ANLF 2026 (Foto : istimewa).
Sinergi Akademisi dan Profesional

Dalam sambutannya, Koordinator Kemahasiswaan, Alumni, dan Prestasi FH UNAIR, Hanum Rahmaniar Helmi SH MH, menyampaikan bahwa seminar ini diharapkan memperkuat sinergi antara dunia akademis dan profesional. “Kami berharap kegiatan ini membangun hubungan antara kalangan akademik dan profesional guna memperluas kolaborasi serta pengembangan karier mahasiswa,” ujarnya. 

Selanjutnya, Founding Mother ALSA LC UNAIR, Jani Purnawanty SH SS LLM, mengapresiasi kesungguhan panitia dalam pemilihan tema kegiatan yang sangat harfiah dan memiliki relevansi akademik tinggi bagi para calon sarjana hukum.

“Tema ini mempertemukan ranah privat dan publik yang saling berkaitan erat. Sebab konflik antarnegara dan sanksi ekonomi dapat memicu risiko hukum hingga ke pasar modal Indonesia. Batas negara tidak lagi membatasi dampak peristiwa internasional terhadap ekonomi nasional,” jelasnya. 

Prinsip Hukum Praktisi

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kehadiran narasumber praktisi untuk membagikan pengalaman nyata dan memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana prinsip hukum diterapkan secara praktis di lapangan.

“Pendidikan hukum tidak boleh berhenti pada kemampuan membaca pasal atau menghafal teori di kelas semata. Mahasiswa perlu memahami bagaimana hukum bekerja ketika berhadapan dengan persoalan nyata dan pengambilan keputusan,” tambahnya.

Di Akhir sesi sambutan, Project Officer ANLF 2026, Giovanno Kresnapandya menyampaikan harapan agar acara ini dapat memperluas wawasan peserta terkait hukum pasar modal dan geopolitik. 

“Harapannya, seminar ini menjadi ruang diskusi yang bermanfaat sehingga mendorong kita untuk berpikir kritis melihat perkembangan hukum di Indonesia. Kami ingin seluruh peserta mampu memahami keterkaitan antara pasar modal dan kondisi geopolitik,” tuturnya.

Penulis : Maulya Afifah Zahra 

Editor : Ragil Kukuh Imanto 

Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top