Seorang laki-laki mengenakan batik dan berpeci berbicara di podium. Ia adalah rektor UNAIR, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin

Buka Campus Data Week, Rektor Dorong Penguatan Ekosistem Data dan AI Berbasis Kolaborasi

400 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Pesatnya pertumbuhan volume data perguruan tinggi serta tingginya tuntutan integrasi teknologi kecerdasan artifisial (AI) menuntut tata kelola digital yang kuat dan berbasis etika. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Pusat Satu Data dan Kecerdasan Digital (PUSAKA) menggelar Campus Data Week bertema “Empowering Indonesia Through Data & AI, from Campus to Nation”. 

Acara yang menjadi bagian rangkaian peringatan Dies Natalis UNAIR ke-72 tersebut berlangsung pada Selasa (27/10/2026), di Aula Candradimuka Gedung Kuliah Bersama (GKB) Kampus MERR-C UNAIR.

Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin, menyampaikan bahwa perguruan tinggi menghasilkan volume data sangat besar setiap harinya. Data tersebut bersumber dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Yaitu pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat maupun operasional tata kelola keuangan, sumber daya manusia, kemahasiswaan, hingga kerja sama.

“Tantangannya bukan sekadar mengumpulkan data. Melainkan cara mengintegrasikan, menjaga kualitas, serta memanfaatkannya untuk pengambilan keputusan secara tepat. Data yang berkualitas serta tata kelola yang kuat merupakan pondasi utama agar manfaat AI bisa meresap secara optimal,” ungkapnya.

Simbolis kerja sama antara UNAIR dan Indosat dalam acara Campus Data Week
Penyerahan plakat sebagai simbol kerja sama antara UNAIR dan Indosat dalam acara Campus Data Week (Foto: Humas UNAIR)

Prof Madyan melanjutkan bahwa pengembangan ekosistem data maupun AI tidak dapat berlangsung secara mandiri oleh perguruan tinggi. Kehadiran sektor industri menjadi elemen krusial guna memastikan inovasi kampus bertumbuh secara berkelanjutan serta memberi dampak luas bagi masyarakat.

Kepada para mahasiswa, Rektor berpesan agar memanfaatkan seluruh rangkaian Campus Data Week 2026, mulai dari kompetisi, diskusi interaktif, hingga bootcamp sebagai sarana mengeksplorasi ragam peluang karir sektor data.

“Masa depan profesi data tidak terbatas menjadi data scientist atau AI engineer semata. Ekosistem data memerlukan beragam peran penting lain, seperti data engineer, BI analyst, ahli data governance, hingga data architect,” tuturnya.

Selain penguasaan teknis, Prof Madyan menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi, pemahaman atas kebutuhan publik, serta penegakan etika. Kemajuan teknologi AI selayaknya senantiasa berlandaskan rasa tanggung jawab dan nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui pembukaan resmi ini, Campus Data Week 2026 harapannya mampu menjadi wadah kolaboratif bagi seluruh peserta untuk saling belajar, bertukar gagasan, memperluas jejaring, serta memperkuat fondasi data Indonesia dari lingkungan kampus menuju kemajuan bangsa.

Penulis: Fauziah Laili Romadhon 

Editor: Yulia Rohmawati

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top