UNAIR NEWS – Dalam rangka memperkuat jaringan internasional, Universitas Airlangga (UNAIR) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Loyola Marymount University (LMU), Amerika Serikat. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung pada Rabu (28/10/2026) di Ruang Sidang Pleno Balairua, Kantor Manajemen, Kampus MERR-C UNAIR. Kerja sama ini membuka peluang kolaborasi dalam bidang akademik, riset, dan pengembangan mahasiswa.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNAIR, Prof Ir Mochammad Amin Alamsjah MSi PhD menandatangani MoU bersama Wakil Rektor Bidang Manajemen Penerimaan Mahasiswa dan Keterlibatan Akademik LMU, Maureen Wetherall. Kesepakatan ini menjadi langkah awal pengembangan kolaborasi yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan peneliti.
Dalam agenda tersebut, turut hadir direktur Airlangga Global Engagement (AGE) Irfan Wahyudi SSos MComms PhD, perwakilan dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dan Fakultas Teknologi Maju Multidisiplin (FTMM). Di lain sisi, juga hadir Dekan Fakultas Sains dan Teknik LMU, Tina Choe Phd.
Gerbang Menuju Kolaborasi
Dalam kesempatan ini, Prof Amin mengapresiasi pihak LMU atas kerja sama yang terjalin. Prof Amin mengharapkan kerja sama tersebut dapat membuka peluang baru untuk berkolaborasi.
Prof Amin menambahkan terdapat berbagai potensi kerja sama yang bisa dilakukan. “Misalnya di bidang akademik, kolaborasi penelitian, maupun pengembangan masyarakat. Oleh karena itu, momen ini sangat tepat untuk merancang berbagai bentuk kegiatan, khususnya bersama Loyola Marymount University,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof Amin menegaskan bahwa penandatanganan MoU hari ini menjadi langkah penting bagi kedua belah pihak. “Penandatanganan nota kesepahaman hari ini juga menjadi langkah penting dalam meresmikan komitmen kita untuk bekerja sama dan menciptakan peluang kolaborasi yang baru,” pungkasnya.
Lintas Benua
Perwakilan LMU, Maureen Wetherall, menyambut positif peluang kerja sama yang dibahas. Pihaknya menilai kesepakatan tersebut menjadi titik awal untuk membangun hubungan yang lebih erat antara sivitas akademika kedua universitas, sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman akademik lintas negara.
Delegasi LMU yang lain yakni Tina Choe PhD mengapresiasi kerja sama ini. “Kerja sama ini memperluas jaringan serta mampu menghubungkan rekan-rekan di seluruh dunia. Jadi, apa yang ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi kita untuk saling mengenal satu sama lain,” katanya.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan pembahasan tentang bentuk kerja sama yang akan dilakukan antara UNAIR dengan LMU. Kerja sama yang dilakukan berorientasi pada pengembangan akademik, kemahasiswaan, kolaborasi riset, pengabdian masyarakat, dan pertukaran mahasiswa.
Penulis: Damar Anargya
Editor: Yulia Rohmawati
