Irvan Betrando (kanan), Muhammad Kevin (kiri), dan Azza Almira (tengah) raih Juara 1 pada RISE International Business Case Competition 2026 (Foto : Tim Fore Consulting).

Tawarkan Solusi Pemasaran Terintegrasi, Tim UNAIR Raih Juara 1 pada Kompetisi Business Case Internasional 

39 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Tim mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) menorehkan prestasi gemilang di tingkat internasional. Tim yang bernama Fore Consulting berhasil meraih Juara 1 dalam ajang RISE International Business Case Competition 2026 yang berlangsung pada Minggu (1/11/2026) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Tim Fore Consulting terdiri dari Irvan Betrando Banjarnahor (FEB), Muhammad Kevin Mulki Hakim (FTMM), dan Azza Almira Lalitya (FST). Mereka mengusung karya bertajuk Light Up Project: Catch the Buzz, Create the Bond, Own the Glow to Drive Light+ Consumer Into Wardah Beauty Loyalty.

Tim Fore Consulting pada waktu final presentation dalam RISE International Business Case Competition 2026 (Foto : Tim Fore Consulting).
Tim Fore Consulting pada waktu final presentation dalam RISE International Business Case Competition 2026 (Foto : Tim Fore Consulting).
Solusi Strategis Berbasis Akar Masalah

Irvan, anggota tim, menjelaskan bahwa kompetisi ini menuntut peserta menyelesaikan kasus bisnis nyata dari perusahaan terkemuka. Pada babak final, mereka merancang ekosistem pemasaran terintegrasi untuk lini produk Light+ Wardah dari Paragon guna menjawab tantangan aktivasi dan retensi pelanggan.

“Kami menghadirkan strategi Integrated Solution Light-Up Project melalui tiga inisiatif utama. Ketiganya yaitu MyLight+ untuk personalisasi, SpotLight+ untuk experiential marketing, dan LoyaLight+ sebagai program loyalitas. Ketiga inisiatif ini disatukan dalam Unified Consumer Insight Loop. Seluruh data terintegrasi sehingga setiap interaksi menjadi sumber informasi untuk mengoptimalkan pemasaran,” jelasnya.

Kevin menambahkan bahwa keunggulan analisis timnya terletak pada pendekatan berbasis akar masalah yang terukur serta validasi riset primer dan sekunder. Tim memitigasi risiko operasional dengan merancang integrasi identitas anggota berbasis QR code serta mekanisme evaluasi indikator kinerja (KPI) secara berkala.

“Kami mengidentifikasi masalah dan menerjemahkan menjadi solusi yang terhubung melalui Unified Consumer Insight Loop. Hal ini membuat setiap aktivitas pelanggan menjadi sumber data untuk memperbaiki interaksi berikutnya dan menghubungkan pengalaman online dan offline dengan transaksi pelanggan,” ungkapnya.

Harapan Kedepannya 

Azza memaparkan mengenai harapan agar rekomendasi bisnis yang dirancang mampu menjaga hubungan jangka panjang antara konsumen dan brand. “Kami berharap adanya penguatan customer engagement, peningkatan loyalitas konsumen, meningkatkan penjualan, mempererat keterlibatan komunitas, serta mendorong perilaku konsumsi berkelanjutan terhadap Wardah Light+,” ujarnya. 

Pada akhir, Tim Fore Consulting berpesan kepada mahasiswa untuk tidak ragu mencoba kompetisi tingkat internasional. “Jangan takut untuk mulai belajar melalui proses learning by doing dan perkuat kolaborasi saat brainstorming. Setiap orang memiliki prosesnya masing-masing, jadi teruslah belajar dan jangan pernah minder,” pungkasnya.

Penulis : Maulya Afifah Zahra

Editor : Ragil Kukuh Imanto

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top