Universitas Airlangga Official Website

AFKHI Berikan Rekomendasi Pembukaan Profesi Kedokteran Hewan SIKIA

Penyerahan Surat Rekomendasi AFKHI untuk Pembukaan PPDH SIKIA UNAIR (Sumber: UKIP SIKIA)

UNAIR NEWS – Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi menerima kunjungan Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (AFKHI) pada Senin (30/10/2023). Kunjungan tersebut ditujukan dalam rangka mempersiapkan pembukaan Program Studi Profesi Kedokteran Hewan (PPDH) SIKIA UNAIR di Bumi Blambangan. Hadir dalam kegiatan tersebut ketua AFKHI, direktur SIKIA, wakil direktur non akademik SIKIA, dosen Kedokteran Hewan SIKIA, Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, dan ketua PDHI Jatim IV. 

Direktur SIKIA UNAIR, Prof Dr Soetojo dr Sp U(K) mengatakan Program Studi S1 Kedokteran Hewan UNAIR telah sejak lama hadir di Banyuwangi tepatnya tahun 2014. Pendirian PPDH menjadi prioritas peningkatan penilaian akreditasi Unggul dari LAM PT Kes bagi program S1 yang sudah ada sebagai satu paket antara pendidikan sarjana dan profesi. Dengan potensi dan dukungan rekomendasi dari UNAIR serta LAM-PT Kes, maka SIKIA UNAIR siap membuka program studi Profesi Kedokteran Hewan sesegera mungkin.

“SIKIA layak ada profesi dokter hewan,” katanya dalam sambutan di Ruang Sidang SIKIA Giri.

Ketua AFKHI, Prof Teguh Budipitojo drh MP PhD menyambut baik permohonan rekomendasi terkait pembukaan PPDH SIKIA UNAIR. Dengan sedang dirumuskannya UU Pendidikan Kedokteran Hewan oleh DPR RI bersama kolegium. Hingga kini baru ada 12 keanggotan dalam AFKHI. Beliau berharap hadirnya PPDH SIKIA UNAIR sebagai anggota dimasa mendatang dapat menambah kekuatan AFKHI dalam membuat daya dorong kuat rancangan undang-undang pendidikan kedokteran hewan semakin mencuat.

“Kami mendukung pembukaan PPDH di SIKIA dan mudah-mudahan menjadi prodi yang membanggakan dalam dunia pendidikan kedokteran hewan di UNAIR maupun Indonesia,” ucap sosok yang juga merupakan Dekan FKH UGM itu.

Kunjungan Ke Kampus Mojo yang Rencananya Digunakan Sebagai Tempat Perkuliahan PPDH dan S1-Kedokteran (Sumber: UKIP SIKIA)

Tawarkan Program Unggulan Satwa Liar

Dosen Parasitologi Veteriner SIKIA, Aditya Yudhana drh MSi menuturkan letak posisi Banyuwangi dengan diapit tiga taman nasional yaitu Baluran, Alas Purwo, dan Meru Betiri. Potensi konservasi satwa liar menjadi salah yang akan dieksplorasi. Sehingga SIKIA akan memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa PPDH dalam mendalami bidang medik konservasi yang merupakan keunggulan.

“Bahwasanya eksplorasi medik konservasi akan muncul sebagai stase wajib dalam PPDH SIKIA yang tidak ada di FKH Surabaya,” tuturnya.

Beliau juga menyebut sejak hadirnya Kedokteran Hewan UNAIR Banyuwangi memberikan dampak eksplorasi riset veteriner  kawasan timur jawa dari nol data. Lewat hadirnya PPDH akan membuka lebih banyak studi kasus klinis yang dapat dipublikasikan lewat jurnal ilmiah baik berbentuk new report atau case report. Tentu hal tersebut juga didukung oleh Jurnal Medik Veteriner yang hingga kini masih menjadi jurnal terindeks Scopus pertama yang fokus dalam publikasi Kedokteran Hewan di Indonesia.

Secara fasilitas PPDH akan didukung laboratorium terpadu, Teaching Farm, dan ruang kelas tutorial Kampus Mojo yang rencananya akan digunakan bersama Program Studi Kedokteran.Dalam stase klinik, PPDH akan memberikan Klinik SIKIA dan RSH Banyuwangi sebagai wahana pendidikan yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi. 

Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Feri Fenoria