UNAIR NEWS — Gagasan yang baik membutuhkan kemampuan menulis agar dapat tersampaikan secara jelas dan terstruktur. Melihat kebutuhan tersebut, Kementerian Riset dan Keilmuan BEM Universitas Airlangga (UNAIR) menghadirkan Airlangga Mentoring Room (AMR) Vol. 2 sebagai program pendampingan bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan menulis esai melalui pembelajaran dan praktik langsung.
Mengusung tema “Writing With Impact”, AMR Vol. 2 berlangsung pada Sabtu (26/9/2026) secara luring di Ruang Kuliah Patologi Anatomi K-112, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Kampus Dharmahusada-A. Kegiatan ini menyasar pelajar SMA/SMK dan mahasiswa melalui rangkaian materi, bedah esai, diskusi, Mini Challenge, serta Coaching Corner.
Bekali Generasi Muda Mengembangkan Gagasan
Presiden BEM UNAIR M. Rizqi Senja Wirawan menyampaikan bahwa pengembangan kapasitas sejak jenjang pendidikan awal menjadi langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia perguruan tinggi. Melalui AMR Vol. 2, pelajar SMA/SMK dan mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan akademik, khususnya dalam menyampaikan gagasan melalui tulisan.

AMR Vol. 2 menghadirkan Melisa Dwi Ervinda S Hum dari Meniti Arti sebagai mentor. Materi yang diberikan berfokus pada pengembangan ide, penentuan fokus tulisan, penyusunan struktur esai, penguatan argumen, penggunaan referensi, serta pemanfaatan AI secara bijak dalam proses menulis.
Selain pemaparan materi, peserta mengikuti sesi bedah esai, diskusi, dan Mini Challenge untuk menerapkan teknik penulisan secara langsung. Peserta juga memperoleh masukan melalui Coaching Corner sebagai bagian dari proses evaluasi dan pengembangan tulisan.

Dorong Peserta Menulis Esai Berdampak
Ketua Pelaksana AMR Vol. 2 Nisa Cindy menjelaskan bahwa kegiatan ini hadir untuk membantu peserta menghadapi tantangan dalam menulis esai, mulai dari menemukan ide hingga menyusun tulisan yang memiliki argumentasi kuat. Melalui pendampingan mentor, peserta diarahkan untuk mengembangkan gagasan menjadi tulisan yang lebih terstruktur.
Rangkaian AMR Vol. 2 mencakup pre-test, penyampaian materi, sesi tanya jawab, Mini Challenge, Coaching Corner, post-test, key takeaways, awarding, dan dokumentasi. Melalui rangkaian tersebut, peserta dapat mempraktikkan teknik penulisan serta mengevaluasi hasil tulisan berdasarkan arahan mentor.
Kementerian Riset dan Keilmuan BEM UNAIR berharap AMR Vol. 2 dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan menulis secara kritis dan terstruktur. Program ini menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda dalam menyampaikan ide melalui tulisan yang berdampak.
Penulis: Nabila Afifah Abida
Editor: Ragil Kukuh Imanto







