UNAIRNEWS – KKN-BBK 7 UNAIR mengupayakan peningkatan implementasi dua poin SDG yakni
(Decent Work and Economic Growth) dan 12 (Responsible Consumption and Production) di
Desa Mriyunan. Dengan slogan “Dari Dapur Menjadi Inovasi”, tim BBK 7 UNAIR Mriyunan
memberikan sosialisasi kepada warga Desa Mriyunan mengenai solusi pemanfaatan limbah
rumah tangga berupa minyak jelantah yang dapat diolah menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan
dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 25 Januari 2026 setelah kegiatan senam bersama di
balai Desa Mriyunan. Sasaran kegiatan inovasi limbah minyak jelantah menjadi lilin
aromaterapi difokuskan kepada ibu-ibu pelaku rumah tangga yang memiliki kemungkinan
tinggi penghasil limbah minyak jelantah.
Minyak jelantah termasuk salah satu limbah rumah tangga yang dihasilkan setiap hari oleh
setiap pelaku rumah tangga, khususnya para ibu-ibu. Berdasarkan jumlah limbah minyak
jelantah yang tinggi, tim KKN-BBK 7 UNAIR menggalakkan inovasi produksi lilin
aromaterapi dari bahan dasar limbah minyak jelantah. Dengan bahan yang mudah
dijangkau–seperti air, tearic acid, sumbu lilin, pernak-pernik, dan biang wewangian–, warga
Desa Mriyunan dipandu langsung oleh perwakilan tim KKN-BBK 7 UNAIR dalam praktik
pembuatan lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah sehingga para warga yang hadir
dapat melakukan praktik mandiri di rumah masing-masing dengan langkah-langkah yang
tepat.
Inovasi pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar limbah minyak jelantah memberikan
dampak yang luas untuk para warga Desa Mriyunan mulai dari solusi pemanfaatan limbah
minyak jelantah hingga terbukanya peluang wirausaha dengan keterampilan produksi lilin
aromaterapi dengan bahan dan cara yang sederhana. Hal tersebut mendukung dua poin
SDG’s sekaligus yakni pertumbuhan ekonomi serta konsumsi dan produksi yang bertanggung
jawab. Tujuan utama adanya inovasi pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi lilin
aromaterapi yaitu mengatasi produksi limbah minyak jelantah dalam rumah tangga dan
memberikan peluang kewirausahaan dalam peningkatan ekonomi warga desa Mriyunan,
Gresik.





