Universitas Airlangga Official Website

Capaian Gemilang Alumnus UNAIR, Pimpin Institut Kesehatan Hermina Jakarta

Dr Lisnadiyanti, SKep, Ns, MKes, Alumnus program doktoral Ilmu Keperawatan UNAIR, sekarang menjabat Rektor di Institut Kesehatan Hermina Jakarta. (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Dr Lisnadiyanti, SKep, Ns, MKes, Alumnus program doktoral Ilmu Keperawatan UNAIR, sekarang menjabat Rektor di Institut Kesehatan Hermina Jakarta. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

UNAIR NEWS – Lulusan Universitas Airlangga (UNAIR) konsisten menunjukkan prestasi kepemimpinan di tingkat nasional.  Dr Lisnadiyanti, SKep, Ns, MKes adalah salah satu alumnus berprestasi dari program doktoral Fakultas Keperawatan (FKp) UNAIR. Ia berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 2,5 tahun dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.00. Setelah menyelesaikan studi, Ia langsung diangkat menjadi Rektor Institut Kesehatan Hermina serta memimpin program studi terakreditasi unggul dan menuju unggul.

Publikasi dan Pekerjaan Berjalan Beriringan

Selama masa studi, Ibu Lisna aktif dalam kegiatan publikasi ilmiah. Pada tahun pertama, Ia berhasil menembus publikasi di Web of Science (WOS), Scopus Q3 dan Q4. Capaian tersebut menjadi pengalaman paling bermakna dalam hidupnya untuk memperluas pengetahuan dan cakrawala ilmiah. Selain itu, Ia turut aktif mengikuti konferensi ilmiah internasional serta terlibat program inovasi bersama University of Malaya. Hasil dari kegiatan tersebut adalah karya risetnya masuk dalam forum ilmiah secara internasional. Berkat dari pencapaian tersebut, Ia dibebaskan dari Ujian Doktoral Terbuka (UDT). Menurutnya, hal tersebut adalah sebuah pengakuan atas riset yang ia lakukan.

Pencapaian Ibu Lisna semakin cemerlang karena selama masa studi tidak mengambil cuti kerja. Ia tetap menjalankan tanggung jawab pekerjaan sebagai direktur formal yang membawahi tiga institusi pendidikan. Hal ini adalah sebuah komitmen yang ia janjikan untuk tetap berbakti kepada institusi pekerjaan saat melanjutkan studi. Selama menjalani kewajiban tersebut, Ia berpegang teguh pada “2K” yaitu komitmen dan konsisten yang mengantarkannya pada prestasi tersebut. “Kuncinya adalah komitmen dan konsisten. Sekolah S3 bukan semata-mata soal kemampuan kognitif, tetapi jauh lebih tinggi dari itu. Butuh manajemen waktu dan kekuatan mental untuk survive dalam berbagai tantangan,” tegas Dr Lisna.

Pelantikan Rektor

Berselang dua minggu setelah prosesi yudisium, Ibu Lisna langsung dilantik sebagai Rektor Institut Kesehatan Hermina. Di era kepemimpinannya, institusi tersebut berhasil meraih akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT serta mengantongi sertifikasi ISO berstandar internasional. Selain itu, sejumlah program studi telah meraih predikat unggul dan pada akhir 2026 seluruh program studi memiliki terget akreditasi serupa. Menurutnya, amanah kepemimpinan adalah hal perlu ia syukuri dan akan ia jalani dengan sungguh-sungguh. “Amanah itu sudah diberikan sesuai dengan kapasitas kita. Jadi kita percaya bahwa kita mampu. Yang penting, semua dilakukan dengan rasa syukur dan tanggung jawab sepenuhnya,” ucap Dr Lisna.

Pesan untuk Generasi Z

Kepada seluruh mahasiswa aktif UNAIR terutama generasi Z, Ibu Lisna berpesan untuk tidak hanya mengejar nilai akademis. Beberapa kemampuan seperti komunikasi, kecerdasan sosial, pengendalian emosi, dan adab adalah yang paling utama dalam kesuksesan karier. “Ilmu itu masih di bawah adab. Mau pendidikan kalian setinggi apapun, karakter soft skill itulah yang menentukan karir kalian bertahan dengan baik dan orang merasa senang dengan kehadiran kalian,” pesan Dr Lisna.

Penulis: Yongki Eka Cahya
Editor: Ragil Kukuh Imanto